Keruk Lumpur Kali Mookervart, Petugas Dinas Lingkungan Hidup DKI Mengeluh

Lumpur di Kali Mookervart di sepanjang Jalan Daan Mogot, Kalideres, Jakarta Barat, dikeruk pada Kamis (19/7/2018) hari ini.

Keruk Lumpur Kali Mookervart, Petugas Dinas Lingkungan Hidup DKI Mengeluh
WARTA KOTA/PANJI BASKHARA RAMADHAN
Petugas Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta mengeruk lumpur Kali Mookervart di sepanjang Jalan Daan Mogot, Kalideres, Jakarta Barat, Kamis (19/7/2018). 

LUMPUR di Kali Mookervart di sepanjang Jalan Daan Mogot, Kalideres, Jakarta Barat, dikeruk pada Kamis (19/7/2018) hari ini.

Tetapi, cuma beberapa alat berat milik Dinas Lingkungan Hidup (LH) DKI Jakarta yang beroperasi di lokasi pengerukan.

Alat berat warna kuning milik Dinas LH DKI Jakarta di Kali Mookervart beroperasi di sana. Lumpur-lumpur hitam tampak diangkut dari kali ke truk oranye.

Petugas Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta mengeruk lumpur Kali Mookervart di sepanjang Jalan Daan Mogot, Kalideres, Jakarta Barat, Kamis (19/7/2018).
Petugas Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta mengeruk lumpur Kali Mookervart di sepanjang Jalan Daan Mogot, Kalideres, Jakarta Barat, Kamis (19/7/2018). (WARTA KOTA/PANJI BASKHARA RAMADHAN)

Ada beberapa alat berat yang tidak beroperasi, milik Dinas Sumber Daya Air (SDA) DKI Jakarta. Alat berat itu sudah lama tidak beroperasi, dan mulai berkarat.

Aldi (28), operator alat berat dari Unit Pengelola Kebersihan (UPK) Dinas LH DKI Jakarta mengatakan, seharusnya Dinas SDA yang bertugas untuk mengeruk lumpur.

"Atasan meminta kami jajaran UPK mengeruk lumpur. Namun, seharusnya kami ini bertugas mengangkut sampah dari kali, bukan kerukin lumpur," tuturnya.

Petugas Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta mengeruk lumpur Kali Mookervart di sepanjang Jalan Daan Mogot, Kalideres, Jakarta Barat, Kamis (19/7/2018).
Petugas Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta mengeruk lumpur Kali Mookervart di sepanjang Jalan Daan Mogot, Kalideres, Jakarta Barat, Kamis (19/7/2018). (WARTA KOTA/PANJI BASKHARA RAMADHAN)

"Bahkan alat kami saja yang sering beroperasi. Mereka (alat berat Dinas SDA) tak sama sekali bergerak. Tidak fair aja. Jadi lucu kelihatannya. Tugasnya siapa, yang kerjainnya siapa," keluh Aldi.

Wali Kota Jakarta Barat Rustam Effendi menerangkan, pendangkalan kali sudah jadi fokus pihaknya beberapa hari terakhir ini.

"Kami sudah memintakan ke Pak Kepala Dinas SDA (Teguh Hendrawan) agar jajarannya dapat segera mengeruk lumpur di kali. Tapi yang kini cepat merespons saya adalah Dinas LH. Tapi ini (pengerukan kali) tetap dilakukan," paparnya. (*)

Penulis:
Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved