Kapitra Bantah Ada Barter SP3 Rizieq dengan Pencalegan Dirinya di PDI P

"Jangan seolah-olah saya dibarter, jadi korban saya. Nggak ada itu, saya menjalankan profesi secara profesional,"

Kuasa hukum pemimpin Front Pembela Islam Rizieq Shihab, Kapitra Ampera membantah bahwa menjadi calon legislatif dari PDIP terkait dengan penghentian atau SP3 kasus Habib Rizieq.

Kapitra menerangkan, tak ada hubungannya antara pencalegan dengan SP3 kasus Habib Rizieq, ia pun membantah ada barter.

"Jangan seolah-olah saya dibarter, jadi korban saya. Nggak ada itu, saya menjalankan profesi secara profesional," ujar Kapitra di kawasan Tebet, Jakarta Selatan, Rabu (18/7/2018).

Namun, Kapitra mengaku sudah berkomunikasi dengan para ulama termasuk Habib Rizieq.

"Saya berkomunikasi dengan banyak ulama, saya juga menghubungi Habib Rizieq Syihab. Belum ada respons dan komentar, saya lagi tunggu karena baru tadi malam hubunginnya," tuturnya.

Ia pun menuturkan, kabar pencalegan dirinya tak ada hubungan dengan aksi 212. Sebab selama ini massa 212 terkenal oposisi dengan pemerintahan saat ini.

Aksi bela Islam 212 dan aksi lainnya merupakan murni penegakan hukum seorang penista agama dan upaya melakukan pembelaan terhadap kriminalisasi ulama.

"Setelah penista agama diadili, dihukum, muncul ekses dan saya ikut terlibat dan sekarang Alhamdulillah sudah clear. Sudah di SP-3, dilepaskan dan sebagainya, lalu masalahnya apa dengan saya? Apa saya berkhianat? Tidak. Masalahnya apa buat saya? Kan sudah clear, sekarang oposisi, yang oposisi parpol bukan?," katanya.

Simak videonya di atas.(*)

Editor: Ahmad Sabran
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved