Gerhana Bulan

Mitos dan Ritual Masyarakat Kuno Menyambut Gerhana Bulan Total Super Blood Moon dari Seluruh Dunia

EC Krupp, Direktur Observatorium Griffith di Los Angeles, California, mengatakan,"Hal-hal yang seharusnya tidak terjadi sedang terjadi."

Mitos dan Ritual Masyarakat Kuno Menyambut Gerhana Bulan Total Super Blood Moon dari Seluruh Dunia
Leonard de Selva
Ilustrasi masyarakat kuno Inca ketakutan ketika seekor jaguar menyerang bulan. Mereka engusirnya dengan membuat kebisingan, termasuk memukul anjing hingga melolong dan menggonggong. 

BANYAK budaya kuno di berbagai belahan dunia yang memperlihatkan Gerhana Bulan Total atau 'hilangnya' bulan sebagai tanda keadaan bahaya dan kekacauan.

Setiap ada gerhana bulan total atau super blood moon, mereka membunuh iblis, hewan peliharaan, dan jaguar rakus.

Hewan-heawan itu dianggap sebagai pelaku yang menghilangkan bulan dari langit sehingga Bumi gelap gulita saat terjadi gerhana bulan total atau super blood moon.

Gerhana bulan total akan terjadi 28 Juli 2018.

Namun, saat ini, banyak orang mengabaikannya. Tidak menganggapnya sebagai ancaman atau ketakutan.

Baca: Jenderal Gatot Nurmantyo Ngaku Akan Ditangkap: Tapi Saya Tidak Takut, Jangan Coba Obok-obok!

Mereka tetap merayakan pesta, melakukan perjalanan, atau sekedar menjadi pembicaraan astronomi.

Gerhana bulan total atau super blood moon yang akan terjadi pada 28 Juli 2018 bertepatan dengan peristiwa lunar apogee atau ketika jarak terjauh bulan dari bumi. Karena itu, pada gerhana bulan kali ini bulan akan terlihat lebih kecil.
Gerhana bulan total atau super blood moon yang akan terjadi pada 28 Juli 2018 bertepatan dengan peristiwa lunar apogee atau ketika jarak terjauh bulan dari bumi. Karena itu, pada gerhana bulan kali ini bulan akan terlihat lebih kecil. (infoastronomy.org)

Gerhana bulan boleh jadi bukan peristiwa yang ditunggu-tunggu orang.

Sedangkan banyak budaya kuno menampilkan gerhana matahari atau bulan sebagai penyimpangan terhadap tatanan normal benda-benda langit.

Baca: Gerhana Bulan Total Super Blood Moon 28 Juli: Ini Dampak dan Bedanya dengan Gerhana Bulan 31 Januari

EC Krupp, Direktur Observatorium Griffith di Los Angeles, California, mengatakan,"Hal-hal yang seharusnya tidak terjadi sedang terjadi."

Melolong ke Bulan

Halaman
1234
Penulis: Intan Ungaling Dian
Editor: Intan Ungaling Dian
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved