Kisah Bahagia Soeharto di Malam Tahun Baru 1986 di Pulau Pribadinya

Tutut Soeharto menceritakan kisah mantan Presiden RI ke-2 Soeharto bersama pulau bulatnya.

Kisah Bahagia Soeharto di Malam Tahun Baru 1986 di Pulau Pribadinya
instagram @tututsoeharto
Soeharto dan ibu tien berpelukan di pulau bulat pada acara tahun baru 1986 di pulau bulat. 

Mbak Tutut menceritakan soeharto mengumbar sisi romantisnya di malam tahun baru 1986 dengan ibu tiem

'Sisi romantis bapak dan Ibu. Saat berpelukan dan senyum lebar usai berpelukan.
Foto ini momen tahun baru di Pulau Bulat, Kepulauan Seribu. Tahun baru 1986,' tulis Mbak Tutut.

'Setiap perayaan tahun baru, kami punya tradisi minum air Zam Zam.
Kami berkumpul, kemudian berdo'a, baru minum air Zam Zam. Biasanya dilanjutkan wejangan-wejangan pendek oleh bapak,' tulis mbak tutut. 

'Perayaan tahun baru selalu diusahakan bersama keluarga. Kecuali ada acara lain seperti acara resmi kenegaraan. Tapi biasanya jarang ada acara resmi di tahun baru,' tulis mbak tutut. 

Buruk

Tapi kejayaan Soeharto benar-benar sudah habis. Kondisi pulau bulat juga sudah tak seperti di tahun 1986. 

Pulau itu sudah jarang dikunjungi, dan kini menjadi salah satu destinasi wisata di Pulau Seribu. 

2 tahun lalu Warta Kota sempat berkunjung ke pulau itu. Pengelola wisata di pulau seribu memasukkan pulau bulat dalam deretan destinasi wisata air disana.

Pulau Bulat dijadikan destinasi untuk melihat sunset. Sebelah barat pulaunya berpasir putih dan wisatawan bisa melihat jelas matahari tenggelam di ujung laut. Asalkan langit sedang bersih.

Wisatawan berjalan diantara pepohonan di Pulau Bulat, Sabtu (7/2/2015) sambil menikmati sunset. Di Pulau Bulat dan destinasi wisata lain di Kabupaten Kepulauan Seribu, ternyata tak memiliki fasilitas toilet yang baik.
Wisatawan berjalan diantara pepohonan di Pulau Bulat, Sabtu (7/2/2015) sambil menikmati sunset. Di Pulau Bulat dan destinasi wisata lain di Kabupaten Kepulauan Seribu, ternyata tak memiliki fasilitas toilet yang baik. (Warta Kota/Theo Yonathan Simon Laturiuw)

Pengusaha tour wisata, Nurdin (35), mengatakan, Pulau bulat adalah milik almarhum Mantan Presiden Soeharto. Saat Soeharto masih berkuasa, Nurdin ingat selalu banyak kapal bersandar ketika Soehartodatang. "Tak boleh ada yang masuk kalau Soeharto sudah datang," ucap Nurdin kepada Wartakotalive.com, Sabtu (7/2/2015) petang.

Halaman
123
Penulis: Theo Yonathan Simon Laturiuw
Editor: Theo Yonathan Simon Laturiuw
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved