Breaking News:

Sembilan Pemasang Spanduk Liar di Depok yang Terkena OTT, Belum Diajukan ke Pengadilan

Satpol PP Depok menerapkan operasi tangkap tangan (OTT) terhadap para pemasang spanduk liar sejak 2018 ini.

Warta Kota/Budi Sam Law Malau
Satpol PP OTT pemasang spanduk liar di Depok, Jumat (13/7/2018) dinihari di Jalan Alternatif Cibubur dan Jalan Arif Rahman Hakim. 

Bahkan kata dia beberapa pemasang spanduk liar adalah tukang cetak spanduk, yang oleh pemesannya diminta mencetak spanduk, sekaligus memasang di sejumlah ruas jalan di Depok.

"Pemesan meyakinkan pencetak spanduk bahwa mereka memiliki izin memasang spanduk.di Depok. Padahal emesan spanduk tidak memiliiki izin yang dimaksud. Jadi banyak yang gak tahu apa-apa dan beberapa hanya dipesan mencetak spanduk sekaligus dipasang di ruas jalan di Depok," kata Kusumo.

Sehingga menurutnya dengan membawa mereka ke pengadilan dianggap kurang tepat.

"Ke depan, kami akan mengusut sampai ke pihak pemesan spanduk atau pelaku usahanya yang menyuruh memasang spanduk liar. Sehingga merekalah yang akan dikenai tipiring dan diajukan ke pengadilan serta bisa di denda lebih besar. Selain itu diharapkan mereka jera, dan mau mengurus pajak atau perizinan spanduk ke depannya untuk PAD Kota Depok," kata Kusumo.

Kebanyakan kata Kusumo, spanduk liar di Depok ini adalah spanduk iklan properti atau iklan perumahan di Depok.

"Jadi kita akan sasar pelaku usahanya yakni pengembang properti atau perumahan, agar mereka lah yang kena tipiring dan diajukan ke pengadilan," kata Kusumo.

Sebelumnya Kepala Satpol PP Depok Yayan Arianto mengatakan dari 9 pemasang spanduk liar yang terkema OTT pihaknya dalam tiga bulan terakhir ini, sebagian diketahui ternyata bukan warga Depok.

"Seperti tiga orang yang kami OTT Jumat dinihari tadi, dua orang warga Bekasi dan satu orang warga Tangerang Selatan," kata Yayan.

Yayan mengatakan pemasangan spanduk liar adalah pelanggaran Perda Kota Depok Nomor 16 Tahun 2012, tentang Pembinaan dan Pengawasan Ketertiban Umum atau Perda Tibum.

Dalam perda itu pemasang spanduk liar diancam pidana kurungan paling lama 3 bulan dan atau denda maksimal sampai Rp 25 Juta.

Halaman
1234
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved