Breaking News:

PDIP akan Umumkan Caleg yang Didaftarkan ke KPU di Menit Akhir

PDIP memastikan, mereka akan menyerahkan seluruh nama caleg di menit-menit terakhir pendafataran ke KPU.

Warta Kota/Anggie Lianda Putri
Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD DKI Jakarta, Gembong Warsono. 

PROSES pendaftaran calon anggota legislatif Pemilu 2019 akan berakhir besok, Selasa 17 Juli 2018 pukul 23.59 WIB.

Sementara, perwakilan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) mengaku bahwa DPP PDIP Pusat belum membuka mulut siapa saja nama caleg secara detail yang didaftarkan.

Namun, PDIP memastikan, mereka akan menyerahkan seluruh nama caleg di menit-menit terakhir pendafataran ke Komisi Pemilihan Umum (KPU).

"Besok, kita akan daftarkan, jamnya belum tahu. Besok kita akan ke KPU, semua fraksi nanti mendampingi DPD," ujar Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD DKI Jakarta, Gembong Warsono, Senin (16/7/2018) .

Sejauh ini, belum ada nama-nama baru yang muncul dari partai belogo moncong putih ini, hanya mantan artis cilik Tina Toon yang menjadi pembicaraan belakangan ini.

"Publik figur ada. Tina Toon, adalagi nanti. Besoklah tanggal 18 dikasih tahu dari PDIP itu siapa yang didaftarkan," katanya.

Tina Toon sendiri merupakan caleg asal PDIP yang masuk daerah pemilihan Kelapa Gading, Jakarta Utara.

Mendaftar di hari terakhir dinilai sangat wajar dan tidak akan merepotkan KPU.

"Ya enggaklah, itu kan memang kerjaannya, jadi enggak repotlah," ucapnya.

Ia juga mengatakan bahwa ada beberapa orang baru dari partai lain, namun dari PDIP ia meyakini tidak ada yang keluar.

"Dari partai lain ada. Kalau dari kita (PDIP) Insyaallah enggak ada (yang keluar). Kita inikan kader-kader militan, jadi rasanya untuk keluar itu sangat sulitlah," ungkapnya.

Tetapi Gembong menyayangkan untuk saat ini porsi yang didapat hanya 100 persen, padahal tahun lalu me capai 120 persen.

"Yang didaftarin sesuai dengan jumlah yang diberikan KPU. 100 persen dari jumlah kursi. Makanya, PDIP itu kerugian karena tahun yang lalu UU berikan 120 persen. Sekarang hanya 100 persen. Kader kita kan banyak, kasihan yang enggak terbawa. Padahal kalau terbawa kan mereka bisa ada kontribusi buat partai. Tapi, sekarang, UU hanya kasih 100 persen," katanya.

Penulis: Anggie Lianda Putri
Editor: Gede Moenanto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved