Berita Populer

Jaksa Agung Prasetyo Meminta Tommy Soeharto Segera Serahkan Gedung Granadi

Jaksa Agung HM Prasetyo meminta Hutomo Mandala Putra alias Tommy Soeharto segera menyerahkan Gedung Granadi.

Jaksa Agung Prasetyo Meminta Tommy Soeharto Segera Serahkan Gedung Granadi
Ambaranie Nadia K.M
Jaksa Agung H.M Prasetyo. 

JAKSA Agung HM Prasetyo meminta Hutomo Mandala Putra alias Tommy Soeharto segera menyerahkan Gedung Granadi yang menjadi objek eksekusi kasus Yayasan Supersemar.

Hal itu disampaikan Prasetyo saat ditanyai tanggapan ihwal keengganan Tommy menyerahkan Gedung Granadi yang menjadi kantor perusahaannya.

Baca: KPK Amankan CCTV dan Sejumlah Dokumen dari Rumah Dirut PLN

"Darimana pun asalnya kami harapkan mereka segera memenuhi kewajibannya," kata Prasetyo di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (16/7/2018).

Apalagi, sambung Prasetyo, kasus Yayasan Supersemar sudah mencapai tahap eksekusi sehingga semestinya aset yang dinyatakan sebagai barang sitaan harus diserahkan.

Terlebih, lanjut Prasetyo, Mahkamah Agung (MA) telah memutuskan Yayasan Supersemar membayar Rp 4,4 triliun kepada negara.

Baca: Anies-Sandi Ikut Salatkan Anggota Damkar yang Gugur Saat Padamkam Api di Gudang Material Sunter

Selain itu, kata dia, berdasarkan laporan terakhir yang ia terima, kepemilikan Gedung Granadi diatasnamakan yayasan yang terkait dengan kasus Supersemar. 

"Itulah lihainya mereka saya rasa. Rupanya Granadi itu saya terima laporannya diatasnamakan yayasan. Yayasan itu kan dulu pendirinya siapa pemiliknya dan dari mana sumber keuangannya, itu nanti akan kami bicarakan dengan pihak pengadilan ya," lanjut Prasetyo.

Baca: Presiden Kroasia Grabar-Kitarovic Fasih Berbahasa Inggris, Spanyol, dan Portugal

Sebelumnya, dalam wawancara di salah satu episode Mata Najwa yang diunggah di akun Youtube NajwaShihab, Rabu (11/7/2018), Tommy menyatakan Gedung Granadi tak dapat dieksekusi.

Menurut Tommy, gedung itu bukan kepunyaan Yayasan Supersemar melainkan Perusahaan Granadi, sehingga tidak bisa diesekusi.

Sebelumnya, Yayasan Supersemar diwajibkan membayar kepada negara sebagaimana putusan Mahkamah Agung (MA) sebesar Rp 4,4 triliun.

Halaman
12
Editor: Achmad Subechi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved