Piala Dunia 2018

Menanti Detail Didier Deschamps di Final Piala Dunia 2018

Deschamps menghadapi lawan tangguh di babak final, karena Zlatko Dalic, Pelatih Kroasia, juga piawai bermain detail.

Menanti Detail Didier Deschamps di Final Piala Dunia 2018
AFP/Kompas.com
Pelatih tim nasional Perancis, Didier Deschamps. 

DIDIER Deschamps, Pelatih Timnas Prancis, sukses bermain dengan detail saat mengalahkan Belgia di babak semifinal Piala Dunia 2018.

Namun, Deschamps menghadapi lawan tangguh di babak final, karena Zlatko Dalic, Pelatih timnas Kroasia, juga piawai bermain detail.

Detail apa yang akan digunakan Deschamps di laga final nanti malam?

Pada dua laga sebelumnya, dia memanfaatkan kekondangan Kylian Mbappe, yakni menjadikan pemain muda itu sebagai umpan untuk menarik keluar bek lawan.

Alhasil, pemainnya yang lain bisa menerobos masuk lewat ruang yang ditinggalkan bek lawan tersebut.

Taktik itu sukses digunakan Deschamps dalam laga kontra Uruguay dan Belgia, yang menggunakan strategi man-marking.

Namun, di laga final nanti, tampaknya Deschamps harus melupakan taktik tersebut karena Dalic lebih suka bermain dengan zona-marking.

Saat Kroasia menghadapi Argentina, Dalic tidak menugaskan seorang pemain khusus menjaga Lionel Messi, tapi tetap saja kapten Argentina itu tak pernah leluasa bergerak.

Baca: Kroasia Siap Balas Dendam Kekalahan di Tahun 1998

Selama di Rusia, Prancis bermain cenderung bertahan, dan mereka senang jika bertemu lawan yang bermain menyerang.

Namun, begitu bertemu lawan yang juga bermain bertahan, seperti Australia dan Denmark, skuad Les Bleus justru kesulitan memperoleh gol.

Itu juga yang terjadi saat final Euro 2016 lalu, di mana Prancis mati kutu menghadapi Portugal yang cenderung bertahan.

"Kami belajar dari kegagalan di Euro. Pertama, kami tak euforia lagi seperti dulu. Kami juga lebih kuat mental untuk Piala Dunia," kata Hugo Lloris, kapten Prancis, dalam jumpa pers yang dilansir Le Figaro.

Dalam jumpa pers yang sama, Deschamps tak mau membuka soal taktiknya untuk nanti malam.

Namun dia menyatakan, Luka Modric menjadi perhatiannya, karena kapten Kroasia itu adalah fondasi permainan skuad berjulukan Vatreni tersebut.

"Mobilitas Modric sangat bagus, dan dia juga memiliki kualitas teknikal dan kecerdasan yang hebat. Mengatasi dia berbeda dari membungkam (Eden) Hazard dan (Lionel) Messi. Dia seorang gelandang," kata Deschamps.

Berita Ini Juga Dimuat di KORAN SUPER BALL, Minggu (15/7/2018)

Editor: Dewi Pratiwi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved