Lebaran Sudah Lewat Harga Telur dan Cabai Melejit, Ibu Rumah Dibikin Pusing

Melambungnya sejumlah kebutuhan pokok membuat ibu rumah tangga mengeluh akan kenaikan harga kebutuhan pokok yang semakin tinggi.

Lebaran Sudah Lewat Harga Telur dan Cabai Melejit, Ibu Rumah Dibikin Pusing
Warta Kota/Joko Supriyanto
Melambungnya harga sejumlah kebutuhan pokok seperti telur dan cabai membuat ibu rumah tangga mengeluh akan kenaikan harga kebutuhan pokok yang semakin tinggi. 

MELAMBUNGNYA sejumlah kebutuhan pokok membuat ibu rumah tangga mengeluh akan kenaikan harga kebutuhan pokok yang semakin tinggi.

Adapun harga kebutuhan pokok yang mengalami kenaikan seperti telur dan cabai. Di jumlah Pasar Tradisional harga telur mencapai Rp. 26 ribu sedangkan harga cabai naik berkisar Rp. 1000.

Salah seorang pedagang telur di Pasar Jatinegara Buyung (45) mengatakan hampir semua harga kebutuhan pokok mengalami kenaikan padahal lebaran sudah berlalu. Namun kenaikan yang paling menonjol terjadi pada harga telur ayam.

"Setelah lebaran kemarin aja naik, sebelumnya itu naik sampai Rp. 24 ribu tapi sekarang baik lagi jadi Rp. 26, 500 perkilogramnya," kata Buyung, Minggu (15/7/2018).

Dengan tingginya harga telur tersebut membuat dirinya sebagai pedagang bingung untuk memberikan harga jual, terlebih banyak pembeli yang mengeluhkan harga telur saat ini.

Bahkan saat ini untuk satu peti telur dirinya harus merogoh kocek sekitar Rp. 400 ribu hal itu tentunya membuat dirinya khawatir penjualan telur tidak dilirik oleh para pembeli.

"Kalau begini ya mau nggak mau harus jual Rp. 28 ribu perkilogram, karena kalau jual dengan harga Rp. 27 ribu perkilogram, ya dapet untung Rp. 500 perkilogram," katanya.

Akibat dari naiknya harga telur tersebut dirinya tepaksa mengurangi pembelian telur per petinya. Jika biasanya ia membeli 15 peti, kini ia mengurangi, menjadi 10 peti. Dirinya mengaku mengurangi pembelian untuk modal dagangan yang lain.

"Kalau harganya stabil ya lumayan, yang sudah-sudah beli satu peti tahu-tahu besok harganya turun, rugi banyak saya," ucapnya.

Selain itu hal senada juga dikatakan oleh Mulyono (49) salah seorang pedagang telur, dirinya mengaku tak tahu penyebab kenaikan harga telur yang terjadi saat ini.

Halaman
123
Penulis: Joko Supriyanto
Editor: Hertanto Soebijoto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved