Jika Jadi Presiden, Rizal Ramli Bakal Kucurkan Rp 40 Triliun ke Partai Politik

Sejak 5 Maret 2018, Rizal telah mendeklarasikan diri siap maju menjadi capres dalam pemilihan presiden 2019.

Jika Jadi Presiden, Rizal Ramli Bakal Kucurkan Rp 40 Triliun ke Partai Politik
TRIBUNNEWS/RINA AYU
Rizal Ramli dalam sebuah diskusi di hotel bilangan Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (14/7/2018). 

MARAKNYA korupsi yang kerap melibatkan kepala daerah maupun anggota legislatif, merupakan isu krusial yang akan dituntaskan jika ekonom senior Rizal Ramli menjadi presiden.

Rizal Ramli yang ditemui dalam sebuah diskusi di bilangan Menteng, Jakarta Pusat, mengatakan, pemerintahannya bakal mengeluarkan perppu, agar partai politik dibiayai oleh negara.

"Hari kedua Rizal Ramli jadi presiden, kita keluarkan perppu partai-partai dibiayai negara seperti di Eropa, seperti di Australia, di New Zealand, sehingga tugas partai mencari kader yang bisa menyelesaikan masalah," tuturnya di hadapan para peserta diskusi, Sabtu (14/7/2018).

Baca: Rizal Ramli: Saya Enggak Kenal Aktivis 98 yang Nongol di TV

Nantinya, ujar mantan Menko Kemaritiman ini, pemerintahannya bakal menyediakan anggaran sebesar Rp 40 triliun, agar partai politik tak menerima sumbangan dari pihak manapun.

"Uang itu hanya boleh buat partai buat kaderisasi, buat kantor, pegawai profesional partai. Cukup Rp 40 triliun dibagi-bagi ke beberapa partai politik," jelasnya.

Ia menerangkan, lebih dari 300 kepala daerah, 100 anggota DPR kota, kabupaten, provinsi, hingga pusat, menjadi tersangka korupsi karena harus menyiapkan modal untuk maju di pilkada maupun pileg.

Baca: SBY: Cawapres Jokowi dan Prabowo akan Menjadi Game Changer

"Partai rame-rame nyolong APBN, APBD dari BUMN. Demokrasi kayak begini demokrasi kriminal. Kenapa? Orang baik masuk ke sistem (demokrasi kini) jadi rusak," papar Rizal.

Sejak 5 Maret 2018, Rizal telah mendeklarasikan diri siap maju menjadi capres dalam pemilihan presiden 2019.

Rizal Ramli sebagai ekonom senior juga kerap melancarkan kritik kepada Pemerintahan Jokowi, terutama menyangkut perekonomian. (Rina Ayu)

Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved