Sprinter Zohri: Kak, Saya Jangan Ditelepon dulu Sampai Asian Games Selesai

TNI Polri akan merenovasi rumah lama Zohri dan tak akan mengubah modelnya karena memiliki nilai historis bagi keluarga dan warga setempat

Kolase/Serambinews.com
SPRINTER Lalu Muhammad Zori, peraih medali emas Kejuaraan Dunia Atletik U-20 nomor lari 100 meter di Filandia, Rabu (11/7/2018). 

FAZILLA, kakak dari Lalu Muhammad Zuhri, mengatakan, adiknya minta untuk sementara tidak dihubungi dulu karena sedang konsentrasi di Asian Games.

“Dia bilang, kak saya jangan ditelepon dulu sampai Asian Games ini selesai. Saya mau konsentrasi latihan biar bisa lebih baik, begitu katanya," kata Fazilla, Sabtu (14/7/2018).

"Ya, jadi kemarin malam dah terakhir kami boleh menelepon dia. Dia dak mau repot memikirkan hal lain sementara ini selain Asian Games,” imbuhnya.

Menurut Fazilla, Zohri merasa senang ketika diberitahu bahwa rumahnya di Dusun Karang Pangsor, Desa Pemenang Barat, Kecamatan Pemenang, Lombok Utara, terus didatangi banyak orang yang ingin mengucapkan selamat.

Zohri adalah peraih gelar juara dunia dalam Kejuaraan Dunia Atletik U-20 untuk nomor 100 meter putra di Finlandia, Rabu (11/7/2018).

Dia berhasil mencapai garis akhir dalam waktu 10,18 detik (dengan percepatan angin searah pelari 1,2 meter/detik).

“Semua yang terjadi di sini saya jabarkan ke Zohri. Dia tanya mau apa orang banyak ke rumahnya, saya kasih tahu mereka senang karena kamu juara. Dia terus bersyukur,” kata Fazilla,

Bantuan rumah dan tanah

Keluarga juga sudah mengabari Zohri tentang bantuan dan hadiah yang diberikan kepadanya, mulai dari rencana pemberian tanah hingga rumah keren di Bangsal Regency, yang merupakan bantuan Mendagri.

Sebelumnya sempat ada perdebatan, karena warga tidak mau Zohri pergi jauh dari kampung mereka. Zohri yang merupakan yatim piatu sudah lama menjadi pahlawan bagi warga.

Bupati Lombok Utara Nazmul Ahyar pun menenangkan warga dan mencari solusi terbaik bagi Zohri. Nazmul mengatakan banyak pihak yang mengapresiasi, membantu, tetapi Pemerintah Lombok Utara tetap akan menyediakan tanah di Telaga Wareng yang lokasinya sangat bagus.

“Dan karena Zohri berkeinginan tetap berada di kampung ini, Insya Allah IPDN yang membawa misi dari Mendagri akan membelikan rumah yang dekat dengan tempat tinggal Zohri di Karang Pangsor," tutur Nazmul.

"Tadi malam awalnya direktur IPDN NTB yang bawa misi dari Mendagri akan menyewakan rumah satu tahun, tapi tadi keputusannya berubah. Alhamdullilah, tak hanya menyewakan, tetapi membelikan, ini kan tambahan rezeki bagi Zohri," imbuhnya.

Nazmul menegaskan, semua tetap melaksanakan kewajibannya. Pemda KLU tetap memberikan tanah, PUPR tetap menepati janjinya. Mendagri juga.

Sementara itu, TNI Polri akan bekerja sama merenovasi rumah lama Zohri dan tak akan mengubah modelnya karena memiliki nilai historis bagi keluarga dan warga di kampung Zohri. (Kontributor Kompas TV Mataram, Fitri Rachmawati)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Ingin Konsentrasi di Asian Games, Zohri Minta Tak Dihubungi Dulu"

Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved