Spanduk Liar

Tiga Pemasang Spanduk Liar Tertangkap Tangan di Cimanggis dan Pancoranmas

"Dari Jalan Transyogi atau Jalan Alternatif Cibubur kami tangkap dua orang dan dari Jalan Arif Rahman Hakim 1 orang."

Tiga Pemasang Spanduk Liar Tertangkap Tangan di Cimanggis dan Pancoranmas
Istimewa
Petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Depok menyita spanduk liar di Cimanggis dan Pancoranmas, Kota Depok, Jumat (13/7/2018). 

Rencananya, mereka akan diajukan ke pengadilan karena melakukan tindak pidana ringan (tipiring) berupa pelanggaran Peraturan Daerah (Perda) Kota Depok Nomor 16 Tahun 2012 tentang Pembinaan dan Pengawasan Ketertiban Umum.

Dalam perda itu, pemasang spanduk liar diancam pidana kurungan paling lama 3 bulan dan atau denda maksimal sampai Rp 25 juta.

Baca: Dalam Semalam, 500 Spanduk Liar di Depok Dicopot Paksa Satpol PP

Menurut Yayan, pemasangan spanduk liar sangat mengganggu estetika dan keindahan Kota Depok.

Selain itu, pemasang spanduk atau orang yang berkepentingan dengan spanduk itu diduga menghindari pajak perizinan.

"Kami juga mengimbau untuk pelaku usaha untuk memasang spanduk atau reklame di Depok melalui prosedur dengan membayar pajak serta perizinannya," ucapnya.

"Sehingga hal itu akan menambah pendapatan asli daerah atau PAD Kota Depok," kata Yayan lagi.

Jika spanduk tanpa izin atau ilegal dipasang, kata Yayan, pihaknya memastikan akan mencopot paksa dan menyita semuanya meskipun sudah terpasang.

Penulis: Budi Sam Law Malau
Editor: Intan Ungaling Dian
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved