Breaking News:

Fesyen

Jumpsuit, Busana Musim Panas sebagai Simbol Anti-Borjuis

Pada saat itu, Florence Thayat menciptakan jumpsuit sebagai simbol anti-borjuis yang membebaskan.

Guardian Design Team
Jumpsuit 

Jumpsuits selalu menjadi pilihan busana saat musim panas. Model busana terusan ini menampilkan bawahan kulot panjang semata kaki atau setinggi lutut.

Pada tahun 1970-an, busana ini kerap dikenakan oleh pengunjung kelab malam. Namun beberapa tahun terakhir ini, jumpsuits ada di mana-mana.

Penata busana Jane Fonda baru-baru ini mengatakan bahwa jumpsuit sebagai lambang lemari pakaian wanita modern.

Mengapa busana itu tiba-tiba populer lagi?

Menurut penata gaya Guardian, Melanie Wilkinson, gaya busana jumpsuit cocok untuk semua orang. "Gaya keseluruhan akan terlihat keren dan modern", ucapnya.

Anti-borjuis

Sejak pertama kali jumpsuit diperkenalkan oleh artis Florentine Thaya pada awal abad k-20, kepopuleran gaya busana itu tak terbendung.

Pada saat itu, Florence Thayat menciptakan jumpsuit sebagai simbol anti-borjuis yang membebaskan.

Baca: Mengenakan Busana Mini, Prilly Latuconsina Ingin Jadi Diri Sendiri

Kemudian, pada tahun 1960-an, Mick Jagger mengenakan Ossie Clack yang sejenis jumpsuit dalam aksi panggungnya.

Aktris lawas, Farrah Fawcett pada tahun 1970-an, tak ketinggalan. Dia mengenakan sweater hijau zamrud dan jumpsuit dalam perannya dalam film serial Charlie's Angels.

Halaman
12
Penulis: Intan Ungaling Dian
Editor: Intan Ungaling Dian
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved