Istri Terduga Teroris Masih Yakin Suaminya Bekerja Menjadi Satpam

Ia pun mengaku tak ada seorang pun yang pernah mengunjungi rumah tersebut dan berdiskusi mengenai jaringan mereka.

Penulis: Rangga Baskoro | Editor:
istimewa
Penggeledahan rumah terduga teroris di Kemayoran oleh polisi. 

WARTA KOTA, KEMAYORAN---Istri terduga teroris berinisial Y hingga kini masih meyakini bahwa suaminya yang bekerja sebagai satpam di Palyja tidak bersalah dan tidak ikut terlibat dengan jaringan teroris apapun.

Ia pun mengaku tak ada seorang pun yang pernah mengunjungi rumah tersebut dan berdiskusi mengenai jaringan mereka.

Baca: Camat Kemayoran Minta Pengurus RT dan RW Agar Tanggap Terhadap Warganya

Lebih jauh lagi, Y menceritakan bahwa suaminya diwajibkan untuk menguasai berbagai cabang bela diri lantaran bertugas sebagai penjaga keamanan di kantornya.

"Bisa banyak bela diri, karate, taekwondo dan muay thai," kata Y saat ditemui di kontrakan di RT 04/04, Kelurahan Harapan Mulia, Kemayoran, Jakarta Pusat, Senin (9/7) malam.

Saat penggledahan, Y mengatakan, Densus 88 sempat mempertanyakan satu buku yang berisi mengenai jihad di kontrakannya.

Baca: Dua Spesialis Pencuri Minimarket Ditangkap, Satu Orang Mengaku Bekerja Menjadi Debt Collector

Y pun menjawab mengetahui ada buku tersebut yang disimpan di laci. Ia mengaku buku itu tidak dibaca sejak lama.

"Mereka (Densus 88), nanya ini buka apa? Saya bilang itu buku lama. Punya suami saya," kata Y.

Y mengatakan, buku tersebut sangat tipis, hanya memiliki ketebalan sekitar setengah sentimeter saja.

Namun demikian, buku itu turut diamankan beserta lima kardus tumpukan senjata replika dan mainan. Ada pula granat tangan yang diklaim oleh Y sebagai korek api.

Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved