Breaking News:

Idrus Marham Tindak Tegas Oknum Penyelewangan Dana PKH di Sunter Jaya

"Setelah bukti bukti cukup kita akan keluarkan SP-3 atau pemecatan. Tidak ada toleransi bagi yang menyelewengkan uang milik rakyat,”

Warta Kota/Junianto Hamonangan
Menteri Sosial Idrus Marham di tengah-tengah warga di GOR Sunter, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Rabu (11/7). 

MENTERI Sosial Idrus Marham melakukan kunjungan kerja pelaksanaan Program Keluarga Harapan (PKH) di wilayah Jakarta Utara di GOR Sunter, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Rabu (11/7).

Dalam kesempatan itu pihaknya menegaskan bakal menindak tegas oknum yang terlibat kasus penyelewengan dana PKH yang seharusnya diterima oleh Keluarga Penerima Manfaat (KPM).

“Kita akan proses dan tindak tegas. Setelah bukti bukti cukup kita akan keluarkan SP-3 atau pemecatan. Tidak ada toleransi bagi yang menyelewengkan uang milik rakyat,” ujarnya.

Menteri Sosial Idrus Marham di GOR Sunter, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Rabu (11/7).
Menteri Sosial Idrus Marham di GOR Sunter, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Rabu (11/7). (Warta Kota/Junianto Hamonangan)

Idrus menceritakan temuan kasus penyelewangan tersebut bermula ketika pendamping baru KPM kelurahan Sunter Jaya, Yuliana melakukan pendataan ulang pada Maret 2018.

Hasilnya ada sebanyak 37 KPM yang justru tidak menerima bantuan tersebut.

“Jadi berawal dari pengaduan masyarakat ke Contact Center PKH bahwa ada KPM PKH tahun 2016 yang tidak lagi menjadi KPM PKH pada 2018. Namun ternyata selama kurun waktu dua tahun, transaksi bantuan PKH tetap mengalir secara rutin dan uang tersebut tidak pernah diterima oleh KPM,” ucap Idrus.

Berdasarkan laporan itu, pihaknya membentuk Tim Penanganan untuk melalukan investigasi.

Hasilnya para KPM yang tidak mendapat bantuan PKH, tidak pernah menerima kartu ATM.

“Dari hasil investigasi tersebut ada tiga kesalahan yang dilakukan oleh pendamping PKH. Pertama, penyalahgunaan kewenangan sebagai pendamping. Kedua, ada pemalsuan data. Ketiga, kejahatan yang dilakukan secara sistem perbankan,” tuturnya.

Idrus mengimbau kepada masyarakat yang menemukan tindakan serupa penyelewengan agar tidak segan-segan melaporkan. Sehingga tidak ada lagi kejadian serupa dikemudian hari.

"Siapapun yang menemukan indikasi penggelapan seperti pada hari ini, segera laporkan kepada saya dan saya berjanji akan segera mengambil tindakan tegas sesuai dengan arahan bapak presiden bahwa siapapun menghianati hak-hak rakyat harus diberikan tindakan tegas,” tutupnya. (jhs)

Penulis: Junianto Hamonangan
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved