Harga Telur Naik, Yatmi Pilih Tahu Tempe

Sri tidak tahu pasti alasan kenaikan telur, padahal pasokan ke para pedagang sejauh ini tidak ada masalah.

Harga Telur Naik, Yatmi Pilih Tahu Tempe
Warta Kota/Feryanto Hadi
Teluar di kios penjual telur di Pasar Mampang Prapatan, Selasa (10/7). 

Wijayatmi (32), masyarakat yang berbelanja di Pasar Mampang mengaku kecewa dengan naiknya harga telur dan sejumlah kebutuhan pokok lainnya terutama beras.

"Jatah uang belanja dari suami tidak naik, tapi harga kebutuhan naik terus. Saya juga heran makin ke sini hidup makin berat saja," katanya.

Biasanya, Wijayatmi dapat membeli dua kilogram per pekan untuk empat anggota keluarganya.

Namun, sejak harga telur melambung, ia hanya bisa membeli satu kilogram.

"Sekarang beli tempe tahu saja yang murah. Mau beli daging juga harganya mahal," kata dia.

Dayat (23), yang merupakan pedagang warung mie instan juga mengaku kenaikan harga telur membuat keuntungan usahanya kian menipis.

"Sudah jualan sepi, sekarang harga-harga pada naik. Tapi kami rakyat kecil bisa apa, mau protes ke siapa? Pemerintah ya apa dengar keluhan orang-orang kecil seperti kami?" ujarnya.

Penulis: Feryanto Hadi
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved