Rabu, 29 April 2026

Data Pendatang, Lurah Pekojan dan Jajarannya Gedor Pintu Kontrakan dan Kos-kosan

Pintu ke pintu kos-kosan di RW 05 Kelurahan Pekojan digedor oleh Tri Prasetyo Utomo selaku Lurah Pekojan bersama anggota Satpol PP.

Editor: Fred Mahatma TIS
Istimewa
LURAH Pekojan bersama jajarannya dan tokoh masyarakat setempat mendatangi kontrakan dan kos-kosan di RW 05 Pekojan, Tambora, Jakarta Barat untuk mendata para pendatang, Selasa (10/7/2018). 

SEJUMLAH kontrakan dan kos-kosan yang berlokasi di RW 05, Pekojan, Tambora, Jakarta Barat dikunjungi anggota Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), pihak Kelurahan Pekojan, dan para tokoh masyarakat setempat, Selasa (10/7/2018).

Kegiatan itu merupakan pendataan untuk para warga pendatang baru ke Jakarta, dan bahkan mengantisipasi adanya pelaku kejahatan yang tinggal di kawasan Pekojan.

LURAH Pekojan bersama jajarannya dan tokoh masyarakat setempat mendatangi kontrakan dan kos-kosan di RW 05 Pekojan, Tambora, Jakarta Barat untuk mendata para pendatang, Selasa (10/7/2018).
LURAH Pekojan bersama jajarannya dan tokoh masyarakat setempat mendatangi kontrakan dan kos-kosan di RW 05 Pekojan, Tambora, Jakarta Barat untuk mendata para pendatang, Selasa (10/7/2018). (Istimewa)

Pintu ke pintu kos-kosan di RW 05 Kelurahan Pekojan digedor oleh Tri Prasetyo Utomo selaku Lurah Pekojan bersama anggota Satpol PP. Sejumlah warga yang ada di kosan itu langsung keluar dan menunjukkan identitas diri atau Kartu Tanda Penduduk (KTP).

Rata-rata yang kos ialah mahasiswa-mahasiswi. Mereka juga terpantau kooperatif, dengan memperlihatkan identitas diri tersebut ke petugas yang melakukan razia.

LURAH Pekojan bersama jajarannya dan tokoh masyarakat setempat mendatangi kontrakan dan kos-kosan di RW 05 Pekojan, Tambora, Jakarta Barat untuk mendata para pendatang, Selasa (10/7/2018).
LURAH Pekojan bersama jajarannya dan tokoh masyarakat setempat mendatangi kontrakan dan kos-kosan di RW 05 Pekojan, Tambora, Jakarta Barat untuk mendata para pendatang, Selasa (10/7/2018). (Istimewa)

"Saya ngga tahu ada gerebek-gerebek begini pak. Soalnya, saya ngekos karena memang ya rumah saya jauh. Cuman, KTP ya ada saya sih. Ngga masalah, yang penting identitas diri yang diminta. Saya mahasiswa, nge-kosnya di sini," ujar Ramdan (31), sebagai penghuni kos. 

Sumber: WartaKota
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved