Breaking News:

Ajak Keluarga Kurangi Sampah Plastik, Konsumsi Plastik Mencapai 17 Kilogram Per Tahun

Melalui kampanye itu adalah pengurangan penggunaan plastik sekali pakai dalam berbagai kegiatan.

Penulis: Gopis Simatupang | Editor:
dokumentasi
Ilustrasi sampah plastik. 

WARTA KOTA, PALMERAH---Greenpeace Indonesia, organisasi kampanye global yang mempromosikan pelestarian lingkungan hidup, bekerja sama dengan Lembaga Pemuliaan Lingkungan Hidup dan Sumber Daya Alam Majelis Ulama Indonesia (Lembaga PLH&SDA MUI) mengampanyekan pengurangan sampah plastik bertajuk #PantangPlastik kepada keluarga.

Juru Kampanye Urban Greenpeace Indonesia, Muharram Atha Rasyadi, mengatakan, pesan penting yang ingin disampaikan melalui kampanye itu adalah pengurangan penggunaan plastik sekali pakai dalam berbagai kegiatan.

Baca: Bahayanya Sampah Plastik yang Timbulkan Polusi

"Kegiatan ini merupakan bagian dari kampanye #PantangPlastik yang memberdayakan masyarakat perkotaan sebagai pelaku sekaligus target utama perubahan sikap," kata Atha beberapa waktu lalu.

Atha mengatakan, beberapa kategori single-use plastic (SUP) yang paling sering digunakan di Indonesia dan di seluruh dunia, yaitu botol plastik, kantong plastik, sedotan plastik dan wadah makanan yang terbuat dari plastik.

Baca: Tawaran Solusi terhadap Laut Jakarta yang Penuh Sampah Plastik

Pentingnya pengendalian pemanfaatan plastik, menurut Atha sudah sangat tinggi.

"Indonesia adalah negara kedua setelah China dan merupakan satu di antara lima negara Asia Tenggara penyumbang sampah plastik terbesar di lautan dunia," katanya.

Diperkirakan, konsumsi plastik setiap penduduk Indonesia yang berjumlah sekitar 250 juta ini dapat mencapai 17 kilogram per tahunnya.

Baca: Pertama di Indonesia, Aspal Jalan Inspeksi Cakung Drain Gunakan Sampah Plastik

Kekhawatiran ini teramplifikasi dengan fakta bahwa elemen plastik tidak dapat terurai dengan mudah oleh alam dan lautan bahkan dalam kurun waktu ratusan tahun.

"Selain saat ini kami giat mengedukasi masyarakat untuk mengurangi penggunaan plastik, kami juga mendorong Pemerintah mengeluarkan kebijakan untuk reduksi sampah, dan tentunya mendorong implementasi kebijakan yang sudah ada," katanya. 

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved