VIDEO: Gang Poppies Itu Jalur Gaza Para Turis di Pulau Bali

Saking mabuknya, bahkan beberapa turis ada yang pingsan dan tidur di jalanan, kemudian ditolong oleh rekannya.

"Paling sering sih di dekat-dekat klub malam. Biasanya kalau ada petugas (polisi dan jagabaya) yang standby, mereka (penjambret) mencari daerah lain, seperti di kawasan Kubu Anyar, dan Dewi Sri," ungkap pria 46 tahun ini.

Gang Poppies

Pukul 04.30 wita dini hari, Tribun Bali sempat berkeliling di sepanjang Jalan Raya Legian, Kuta.

Di tengan kesunyian, dan turis-turis sudah mulai kembali ke penginapan mereka, ternyata masih ada beberapa turis yang berjalan kaki di trotoar.

Tampak sejumlah kelompok pemuda masih nongkrong-nongkrong di mini market, atau teras-teras toko.

Tribun Bali juga sempat memutar-mutar di gang yang terkenal jalur gaza bagi para turis, yakni Gang Poppies, Kuta.

Di gang itulah sebelumnya kerap terjadi insiden penjambretan di Kuta.

Benar saja, di gang kecil yang luasnya cuma cukup untuk dua sepeda motor itu begitu sunyi, dan minim cahaya lampu.

Hal ini diduga menjadi celah bagi penjambret senang melakukan aksinya di gang tersebut.

Apalagi di gang ini banyak cabang, sehingga memudahkan para penjambret melarikan diri apabila dikejar pemilik barang.

Halaman
1234
Editor: Adi Kurniawan
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved