Ada 12.300 Warga Pendatang Baru Tinggal di Jakarta

EDI Supriadi, Plt Kasudin Kependudukan dan Catatan Sipil Jakarta Barat mengakui sebanyak 12.300 warga pendatang baru huni di Jakarta Barat.

Ada 12.300 Warga Pendatang Baru Tinggal di Jakarta
Warta Kota/Rangga Baskoro
Petugas Sudin Dukcapil Jakarta Pusat saat melakukan pendataan kepada para pendatang baru maupun lama yang bermukim di Kelurahan Paseban, Senen, Jakarta Pusat, Kamis (28/6). 

EDI Supriadi, Pelaksana tugas (Plt) Kepala Suku Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kota Jakarta Barat mengakui sebanyak 12.300 warga pendatang baru huni di Jakarta Barat.

"Informasi sementara pendatang yang masuk 12.300 telah masuk ke Jakarta Barat," singkat Edi, Senin (9/7/2018).

Edi menerangkan, para warga pendatang baru itu datang tinggal ke Kota Jakarta Barat, hanya untuk mengadu nasib. Selain itu, kebanyakan dari mereka merupakan warga Jawa Tengah.

"Mulai dari mencari pekerjaan, menuntut ilmu, hanya itu. Mereka itu kebanyakan berasal dari Pulau Jawa. Yakni Jawa Tengah. Mereka telah datang saat arus balik sampai sekarang," tutur Edi.

Dikatakan Edi kembali, warga pendatang baru rata-rata tinggal mengontrak dan atau ngekost di Kota Jakarta Barat.

"Banyak lapangan pekerjaan, serta universitas merupakan salah satu alasan mereka datang. Menjadi assisten rumah tangga serta pegawai tempat hiburan malam merupakan pekerjaan paling banyak mereka cari. Mereka itu, tinggal pada rumah kontrakan, kos-kosan di Kawasan pemukiman padat," terang Edi.

Ditambahkan Edi, wilayah strategis antara lain di Tanjung Duren dan Cengkareng.

"Dua wilayah itu, yang paling banyak didatangi oleh para pendatang. karena itu, kami operasi bina kependudukan (Biduk)-nya segera digelar. Operasi itu digelar Rabu (11/7) mendatang ya," jelasnya.

Edi menjelaskan operasi biduk serentak akan dilakukan selama dua minggu.

"Pertama di Tanjung Duren, dan minggu kedua di Cengkareng Barat. Setelah itu operasi biduk rutin dilakukan seluruh wilayah Jakarta Barat. Terkait waktu serta lokasi kegiatan, ditentukan oleh pihak kelurahan dan kecamatan masing-masing," ungkapnya

Penulis:
Editor: Theo Yonathan Simon Laturiuw
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved