Kebakaran

Inspektur Jenderal Kemenhub: Ridwan Sosok yang Rajin Menginap untuk Mengerjakan Tesis

Inspektur Jenderal Kementerian Perhubungan, Wahju Satrio Utomo mendatangi rumah duka korban kebakaran gedung Kemenhub, Minggu (8/7/2018).

Penulis: Muhammad Azzam | Editor: Hertanto Soebijoto
Warta Kota/Muhammad Azzam
Inspektur Jenderal Kementerian Perhubungan, Wahju Satrio Utomo 

INSPEKTUR Jenderal Kementerian Perhubungan, Wahju Satrio Utomo mendatangi rumah duka korban kebakaran gedung Kemenhub pada Minggu (8/7/2018) dini hari.

Wahju mengatakan kedatangannya untuk mengucapkan belasungkawa kepada keluarga korban yang ditingalnya.

"Iya selain kami ucapkan rasa belasungkawa. Jadi pak menteri menyampaikan ke saya kalau saya harus mengurus almarhum ini sampai selesai pemakaman, sampai nanti pengajian tujuh hari, semua ditanggung pembiayaannya jadi tidak boleh membebani keluarga semua kita yang urus," tuturnya saat ditemui depan rumah duka di Jalan Melati 1 A /30 RT 004/002 Kelurahan Jati Bening Baru,Kecamatan Pondok Gede, Kota Bekasi, Minggu (8/7/2018).

Sebagai atasan korban, Ia mengenal beliau sebagai pegawai yang kategori rajin.

"Beliau rajin memang dia jarang pulang, mungkin memang karena rumahnya jauh dari kantor sehingga dia memilih tidur di kantor dan biasanya Sabtu dia pulang ke rumah tapi karena dia lagi ngerjain tesis jadi beliau menginap, karena hari Seninnya beliau mau ujian Tesis, jadi nginep buat mempersiapkan itu," katanya.

Lanjut Wahju, korban awal masuk Kementerian Perhubungan tahun 2010 dibagian Tindak Lanjut di Inspektorat Kementerian Perhubungan.

"Jadi memang dilulusan Sekolah Tinggi Transportasi Darat (STTD) Kemenhub, lulus langsung masuk kerja. Jadi memang beliau rajin orangnya beliau juga menguasai komputer jadi emang untuk pekerjaan yang sifatnya butuh cepat dia mampu mengerjakan dengan cepat," paparnya.

Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved