Breaking News:

Bocah Cisauk yang Terseret Arus Cisadane Belum Ditemukan

"Kita cari dari pagi sampai sore, tapi korban belum dapat ditemukan," ujar Dodi.

istimewa
Hari kedua pencarian Ibnu di Sungai Cisadane Desa Suradita, Cisauk, Kabupaten Tangerang belum membuahkan hasil, Sabtu (7/7/2018) 

Pencarian hari kedua seorang anak yang tenggelam di Sungai Cisadane Desa Suradita RT 02/01 Cisauk, Kabupaten Tangerang, sejak Jumat (6/7/2018) belum membuahkan hasil.

Hari ini, Sabtu (7/7/2018), pencarian melibatkan sejumlah instansi seperti Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Basarnas, Kepolisian, Tim penyelam dari TNI, dan OKP Ganespa.

Meski sudah melibatkan banyak instansi, namun pencarian korban anak SMP bernama Ibnu ini masih nihil.

Petugas BPBD, Dodi Haryanto menerangkan hari kedua pencarian Ibnu sudah dimulai sejak pagi sampai sore hari.

"Kita cari dari pagi sampai sore, tapi korban belum dapat ditemukan," ujar Dodi.

Para petugas melakukan penyisiran dari tempat korban hilang sampai radius sekitae 3 km menuju ke arah Jembatan Kereta Api Serpong.

Selain melakukan penyisiran, tim ahli juga melakukan penyelaman di tempat Ibnu pertama kali terseret arus sungai Cisadane.

"Tadi ada tim penyelam juga cuma tetep nihil," katanya.

Pencarian ini masih akan dilanjutkan pada hari Minggu (8/7/2018) besok.

"Besok kita cari lagi, biasanya memakan waktu sampai tiga hari," kata Dodi.

Hilangnya Ibnu bermula ketika dirinya tengah bermain bersama teman-temannya di Sungai Cisadane yang terletak di dekat rumahnya. Akibat arus yang deras, Ibnu pun hanyut terbawa aliran sungai dan masih belum ditemukan sampai hari ini.

Penulis: Zaki Ari Setiawan
Editor: Ahmad Sabran
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved