Kedai Kopi Terus Tumbuh, di Jakarta dan Sekitarnya Diperkirakan Ada 1.500 Kedai Kopi

Kedai kopi tidak hanya di kota-kota besar, kedai kopi terus tumbuh di kota kecil bahkan setingkat kecamatan di Indonesia.

Kedai Kopi Terus Tumbuh, di Jakarta dan Sekitarnya Diperkirakan Ada 1.500 Kedai Kopi
Warta Kota/Lilis Setyaningsih
Serangkaian kompetisi akan berlangsung pada pameran Hotelex yang akan diselenggarakan pada 18-20 Juli 2018 di JIExpo Kemayoran, Jakarta Pusat. Tampak Ketua Asosiasi Kopi Spesial Indonesia (AKSI), Syafrudin (paling kiri), dan narasumber lain saat konferensi pers, Jumat (6/7/2018). 

WARTA KOTA, MENTENG---Sejak lama, tradisi minum kopi di kedai kopi tumbuh di berbagai daerah di Indonesia.

Aceh, Belitung salah satu wilayah yang punya kebiasaan nongkrong di warung kopi.

Baca: Produksi Kopi Tahun Ini Diperkirakan Naik

Kini, tradisi minum kopi di warung kopi bertransformasi seiring pangsa pasar yang semakin besar.

Bila warung kopi tradisional menggunakan alat yang sederhana, kedai kopi modern menggunakan mesin kopi modern dengan tampilan rasa kopi yang beragam.

Kedai kopi tidak hanya di kota-kota besar, kedai kopi terus tumbuh di kota kecil bahkan setingkat kecamatan di Indonesia.

Baca: Tampilan Baru Goa Lawa Mulai dari Cahaya Warna-warni sampai Kedai Kopi

Head of Marketing PT Toffin Indonesia, Ario Fajar, mengatakan sejak dua hingga tiga tahun belakangan ini pertumbuhan kedai kopi terus meningkat.

Sedikitnya 10 persen tiap tahun di kota-kota besar. Di Jakarta dan sekitarnya saja kini diperkirakan ada 1.500 kedai kopi.

"Tiap tahun di Jakarta ada peningkatan 10 persen pertumbuhan kedai kopi. Kalau di kota-kota lain seperti Bali, Medan, Surabaya, dan Bandung peningkatan lebih sedikit sekitar tujuh persen. Belum termasuk di kota-kota tier dua yang juga mengalami peningkatan," kata Ario yang perusahaannya menjadi salah satu distrubutor mesin kopi saat konferensi pers Hotelex and Finefood Indonesia; Hospitaly Equipment & Foodservice Expo di Anomali Coffee, Jumat (6/7/2018).

Baca: Lewati Malam Pergantian Tahun di Kafe Kopilot, Disiapkan Live Music dan Nasi Briyani

Sementara itu, Project Director PT Pamerindo Indonesia, Wiwiek Roberto, mengatakan, penyelenggaraan Hotelex Indonesia akan diikuti 230 peserta dari 26 negara dan ditargetkan akan dikunjungi 12.000 orang.

Targetnya dikunjungi para peserta dari pemasok makanan, industri hotel restoran dan kafe domestik dsn internasional, hotel, serta pemilik restoran. Termasuk juga manajerial, chef, serta asosiasi Pemerintah dan perdagangan.

Wiwiek optimistis walaupun penyelenggaraan Hotelex di Indonesia baru pertama kali, akan disambut positif para pelaku industri di Indonesia.

Biasanya penyelenggara FHI (food Hotel Indonesia) dan FHTB (Food Hotel Tourism Bali) yang merupakan pameran dagang di Asia dan Hotelex & Finefood juga hadir di Shanghai, Guangzhou, dan Beijing. Pameran tersebut selalu ramai.

Penulis: Lilis Setyaningsih
Editor: Aloysius Sunu D
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved