Hasil Otopsi Saripah: Begal Tidak Tusuk Korban, Hanya Tembak

"Sebab matinya korban akibat tembakan pada bagian dada sebelah kanan yang menembus paru-paru, sehingga mengakibatkan pendarahan," jelas Deddy.

Editor: Ahmad Sabran

Kasat Reskrim Polresta Tangerang AKBP Deddy Supriyadi mengungkapkan hasil autopsi Saripah, korban begal di Tangerang tidak terdapat luka tusukan.

Ia menyebut bahwa korban tertembak di bagian dada sebelah kanan.

Dilansir Tribun-Video dari Tribunnews, kabar yang beredar menyebutkan bahwa Saripah meninggal karena ditembak dan ditusuk oleh dua orang pelaku begal.

Para saksi sempat mengatakan bahwa pembegal melakukan penusukan, namun hasil autopsi menyatakan negatif.

"Sebab matinya korban akibat tembakan pada bagian dada sebelah kanan yang menembus paru-paru, sehingga mengakibatkan pendarahan," jelas Deddy.

Setelah peristiwa pembegalan tersebut, korban langsung dibawa ke RS Awal Bros, namun nyawanya tak bisa terselamatkan.

Setelah dinyatakan meninggal dunia, jenazah Saripah langsung dibawa ke rumah duka kawasan Warakas, Tanjung Priok, Jakarta Utara.

Diberitakan sebelumnya, Saripah bersama sang suami Ade Miskan serta anaknya pergi ke sebuah kios pulsa di daerah Pakojan, Tangerang.

Setibanya di sana, Ade Miskan masuk ke dalam kios dan meninggalkan motornya dalam kondisi stang terkunci.

Ade menganggap situasi aman-aman saja karena di sekitarnya masih ramai orang.

Namun tak berselang lama, datang dua orang laki-laki menggunakan motor merek Honda Beat bercat putih.

Ade mendengar suara sepeda motornya menyala.

Sontak dia pun berlari keluar seraya meneriakan maling kepada sang pelaku pencurian tersebut.

Bahkan Ade mengaku sempat saling adu tarik sepeda motor melawan pelaku pencurian itu.

Halaman
12
Sumber: Tribunnews
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved