Bandit Jalanan Beraksi

Berumur Paling Muda, Begal Remaja Ini Ditinggalkan Komplotannya Saat Beraksi

Alin mengatakan, D diamankan usai membegal pengendara sepeda motor berinisial L (17) di lokasi.

KOMPAS.com
Ilustrasi 

SATU dari tujuh begal di Kampung Pergaulan RT 11/02, Desa Sukaresmi, Kecamatan Cikarang Selatan, Kabupaten Bekasi, ditangkap polisi pada Rabu (4/7/2018) pukul 02.00.

Ironisnya, salah satu pelaku berinisial D (16) masih berusia remaja, sedangkan enam lainnya sudah dewasa.

Kepala Kepolisian Sektor Cikarang Selatan Komisaris Alin Kuncoro mengatakan, polisi masih memburu enam tersangka lagi berinisial R, DN, DM, K, AN, dan AD. Mereka kabur membawa Honda Beat bernopol B 4414 FKL milik korban dari lokasi kejadian.

Baca: Ratusan Pengemudi Ojek Online Iringi Pemakaman Istrinya, Suami Korban Begal Salut

“Petugas telah mengantongi identitas tersangka yang kabur, secepatnya akan kami amankan,” kata Alin di kantornya kawasan Lippo Cikarang, Jumat (6/7/2018).

Alin mengatakan, D diamankan usai membegal pengendara sepeda motor berinisial L (17) di lokasi. Saat itu, D bersama kawan-kawannya mendatangi L yang tengah berkumpul dengan kelompoknya.

“Pelaku berani mendatangi kelompok korban karena dibekali senjata tajam jenis celurit,” ujarnya.

Baca: Anak Sulung Masih Tak Percaya Ibunya Meninggal karena Aksi Begal

Setibanya di lokasi menggunakan tiga unit sepeda motor, pelaku R tiba-tiba mengeluarkan sebilah celurit dari pinggangnya. Sedangkan D mengancam korban dan kawan-kawannya agar tidak melakukan perlawanan.

“Korban dan temannya tidak berani melawan karena diancam akan dibacok bila berontak,” jelas Alin.

Dengan leluasa, kata Alin, R memboyong sepeda motor korban karena kuncinya masih menempel di kendaraan. Lima pelaku lainnya ikut menyusul R menggunakan sepeda motornya.

Baca: Ini Kronologi Saripah Tewas Kena Peluru Begal di Tangerang Versi Suaminya

Namun, D yang turun dari motor untuk mengancam korban malah ditinggal oleh kawanannya. D kemudian berlari ke perkampungan warga sekitar, namun usahanya kandas karena keburu diamankan korban dan warga sekitar.

Kesal dengan perbuatannya, D sempat dipukul di bagian wajah dan badannya menggunakan tangan kosong. Oleh massa, D diserahkan kepada anggota Polsek Cikarang Selatan yang tengah patroli di dekat lokasi.

Kepala Unit Reskrim Polsek Cikarang Selatan Iptu Jefri mengatakan, D pernah dipenjara atas kasus pengeroyokan beberapa waktu silam. Setelah dinyatakan bebas, D berulah menjadi kawanan begal bersama teman-temannya.

Baca: Peluru Begal Sadis di Tangerang Tembus Paru-paru Saripah, Hasil Autopsi Tak Ada Luka Tusuk

“Untuk pembegalannya sudah mereka lakukan beberapa kali di wilayah Cikarang Selatan dan Cikarang Utara,” papar Jefri.

Menurut dia, para pelaku merupakan kelompok begal yang dikenal sadis. Mereka tidak segan melukai korbannya menggunakan senjata tajam bila melakukan perlawanan.

Sedangkan sepeda motor hasil curian biasanya mereka jual ke seorang penadah di daerah Karawang, Jawa Barat. Harganya tergantung kondisi dan jenis sepeda motor, namun sasaran mereka adalah sepeda motor otomatis karena mudah dijual kembali.

Baca: Begal yang Tewaskan Ibu Muda di Tangerang Beraksi Pakai Honda Beat Putih

“Harga jual motor curian biasanya Rp 1 juta sampai Rp 3 juta per unit,” ungkapnya.

Akibat perbuatannya, tersangka dan rekan-rekannya bakal dijerat pasal 365 KUHP tentang pencurian dengan kekerasan, yang bakal dihukum penjara di atas lima tahun. (*)

Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved