Penjelasan Kapolres Jakarta Barat Soal Kejahatan Menimpa Staf Kepresidenan di Jalan Gajah Mada

Komisaris Besar Hengki Haryadi menyebut aksi kejahatan jalanan yang menimpa Armedya Dewangga adalah kejahatan ban gembos.

Penjelasan Kapolres Jakarta Barat Soal Kejahatan Menimpa Staf Kepresidenan di Jalan Gajah Mada
Warta Kota/ Panji Baskhara Ramadhan
Kapolres Metro Jakarta Barat Komisaris Besar Hengki Haryadi 

WARTA KOTA, PALMERAH---Kapolres Metro Jakarta Barat Komisaris Besar Hengki Haryadi menyebut aksi kejahatan jalanan yang menimpa staf tenaga ahli Kepresidenan, Armedya Dewangga (26), di Jalan Gajah Mada, Tamansari, Jakarta Barat, diketahui modus kejahatan ban gembos.

"Hari ini (Kamis), sesuai dengan pemberitaan di media yang dihebohkan adanya aksi begal terhadap salah satu pegawai atau staf kepresidenan. Ada beberapa hal yang harus disampaikan ke rekan-rekan media. Pertama perlu ditekankan adalah ini bukan begal dan bukan perampokan," kata Hengki yang sambil menarik nafas panjang saat jumpa pers di Mapolres Jakarta Barat, Kamis (5/7/2018).

Baca: Ratusan Pengemudi Ojek Online Iringi Pemakaman Istrinya, Suami Korban Begal Salut

Hengki mengatakan, andaikan ini begal, dalam KUHP tidak ada kata-kata begal. Akan tetapi begal identik dengan pencurian dan kekerasan, termasuk dengan kata-kata di perampokan.

"Sebab ada media yang muncul kata begal dan perampokan. Ini bukan begal atau perampokan. Kejadian ini terkait dengan penipuan, pelaku memberikannya ke korban informasi palsu jika ban kendaraan korban kempes," kata Hengki.

Baca: Wakapolri Komjen Syafruddin Ancam Copot Anak Buahnya yang Gagal Atasi Kejahatan Jalanan

Hengki mengatakan, kasus yang terjadi pada Jumat (8/6/2018) itu sedang dalam penyelidikan mendalam, dan merupakan kasus pencurian biasa.

"Bukan dikempesin, langsung diambil barang-barangnya. Intinya, korban ini ketipu dengan pelaku bannya kempes dan kemudian lengah (korban), nengok dan hilang barangnya. Artinya di sini masuk kasus pencurian dan pemberatan atau pencurian biasa," katanya.

Penulis:
Editor: Aloysius Sunu D
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved