Kapal Tenggelam
KM Lestari Tenggelam Saat Menhub Ingatkan Insiden KM Sinar Bangun Tak Terulang
Imbauan Budi Karya pun diposting dalam akun twitter Kementerian Perhubungan @kemenhub151 pada Selasa (3/7/2018).
DEMI mewujudkan pelayaran zero accident, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi melantik 68 Perwira Pandu Tingkat II Angkatan XL Tahun 2018 di Ruang Mataram Kantor Pusat Kementerian Perhubungan, Gambir, Jakarta Pusat, Selasa (3/7/2018).
Dalam kesempatan tersebut, Budi Karya meminta para Perwira Pandu mengutamakan keselamatan, sehingga peristiwa tenggelamnya KM Sinar Bangun VI di Danau Toba saat melaju dari Simanindo menuju Tigaras, Sumatera Utara pada Senin (18/6/2018) lalu, tidak terulang.
"Pada kesempatan ini saya juga berpesan agar seluruh pandu, bahwa dalam menjalankan tugas pokok dan fungsi sebagai pelayanan publik di bidang pelayaran, keselamatan harus ditempatkan sebagai prioritas utama yang tidak dapat ditawar lagi, guna mewujudkan (zero accident), dan ini menjadi tugas kita bersama tanpa terkecuali," kata Budi dikutip dari dephub.go.id, Selasa (3/7/2018).
Baca: KM Lestari Maju yang Tenggelam di Selayar Bawa Gaji PNS Rp 30 Miliar
Imbauan Budi Karya pun diposting dalam akun twitter Kementerian Perhubungan @kemenhub151 pada Selasa (3/7/2018).
"Menhub @BudiKaryaS berpesan bahwa keselamatan harus ditempatkan sebagai prioritas utama yang tidak dapat ditawar lagi untuk mewujudkan (zero accident), sekaligus penegasan bahwa kecelakaan Danau Toba kemarin tidak boleh terulang lagi dan momentum perbaikan untuk semua," tulis admin @kemenhub151 pada Selasa (3/7/2018).
Namun, bersamaan dengan pelantikan nakhoda bergengsi itu, Kapal Motor (KM) Lestari Maju justru kandas di Perairan Selayar, Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan, Selasa (3/7/2018) pukul 14.30 WIB. Sebanyak 139 orang dan 48 unit kendaraan terjebak di pesisir Kabupaten Bulukumba.
Baca: KM Lestari Maju Kandas, 41 Orang Belum Ditemukan
Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho lewat akun twitternya @Sutopo_PN pada Selasa (3/7/2018) malam melaporkan, evakuasi telah dilakukan tim gabungan yang terdiri dari Badan SAR Nasional (Basarnas), BNPB, serta aparat lainnya sejak KM Lestari Maju dilaporkan kandas, tepatnya pukul 14.30 WITA.
Selama lenih dari delapan jam, sekira pukul 23.00 WITA, petugas berhasil mengevakuasi 98 penumpang, antara lain penumpang selamat sebanyak 74 orang dan korban tewas sebanyak 24 orang. Sedangkan 41 penumpang belum ditemukan.
"Update Laka KM Lestari Maju pada 3/7/2018 pukul 23.00 WITA. Korban tewas sekarang sudah 24 orang, 74 selamat, 41 masih dicari. Evakuasi masih berlangsung. Sesuai manifes jumlah penumpang 139 orang dan 48 unit kendaraan," tulisnya pada Selasa (3/7/2018) jelang tengah malam. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/km-lestari-maju-kandas-di-selayar-2_20180704_074011.jpg)