Pilkada Serentak 2018

Kasus Dugaan Ijazah Palsu Rahmat Effendi Dilaporkan Bawaslu

Kasus dugaan penggunaan ijazah palsu Rahmat Effendi alias Pepen di SMAN 52 Jakarta Utara ini sebenarnya sudah mencuat, tahun 2015.

Kasus Dugaan Ijazah Palsu Rahmat Effendi Dilaporkan Bawaslu
Warta Kota/Rangga Baskoro
Ilustrasi. Rahmat Effendidilaporkan dalam kasus ijazah palsu. 

PASCAPILKADA, Kasus Ijazah Rahmat Effendi Kembali Diadukan ke Bawaslu

Isu dugaan pemalsuan ijazah yang dilakukan Rahmat Effendi terus berlanjut pasca Pilkada Kota Bekasi.

Kali ini, ketua tim advokasi Pasangan Nur-Firdaus, Bambang Sunaryo mendatangi kantor Bawaslu pada Selasa (3/7/2018).

Mereka membawa bukti surat pernyataan saksi.

Menurutnya, pihaknya melanjutkan proses pelaporan dugaan pemalsuan ijazah Rahmat Effendi pasca pilkada.

Baca: Hasil Quick Count Dua Lembaga Survei Menangkan Rahmat Effendi-Tri Adhianto di Bekasi

Baca: PILWALKOT Bekasi, Rahmat Effendi-Tri Adhianto Menang Telak di TPS 01

"Pelaporan ini merupakan hak publik untuk memastikan kepemimpinan di Kota Bekasi dipegang oleh orang yang tidak bermasalah secara hukum," katanya di Jakarta.

Kasus dugaan penggunaan ijazah palsu Rahmat Effendi alias Pepen di SMAN 52 Jakarta Utara ini sebenarnya sudah pernah mencuat, tahun 2015 lalu.

Kasus ini kembali terungkap, menjelang pilkada kota Bekasi 2018.

Saat memberikan keterangan, Bambang Sunaryo mengatakan, dia sudah melaporkan kasus ini ke Bawaslu, beberapa waktu lalu.

Baca: KM Lestari Maju Kandas, Warganet Pertanyakan Keamanan Transportasi Laut Hingga Dugaan Sabotase

Baca: Penemuan Kemkominfo Aplikasi Tik Tok Berisi Konten Pornografi Hingga Pelecehan Agama

Adapun bukti-bukti yang dibeberkan di antaranya surat dari Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta.

Saat ini, kata dia, pihaknya menyerahkan sepenuhnya ke Bawaslu RI berkaitan dengan kasus dugaan ijazah palsu Rahmat Effendi sesuai dengan Peraturan KPU nomor 4.

“Kita laporkan pelanggaran Pilkada Kota Bekasi, sesuai dengan PKPU nomor 4 dan berharap, Bawaslu melakukan tindakan secara benar, sesuai aturan yang berlaku" katanya.

Editor: Gede Moenanto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved