Pilkada Serentak 2018

Bareskim Segera Sidik Dugaan Peretasan Situs KPU

Jika ditemukan unsur pidana pemilu, lanjutnya, dari Panwaslu akan diserahkan kepada penyidik kepolisian dan akan ditindaklanjuti.

Bareskim Segera Sidik Dugaan Peretasan Situs KPU
Warta Kota/Henry Lopulalan
Kabareskrim Komjen Ari Dono (nomor dua dari kanan). 

KEPALA Badan Reserse Kriminal Polri Komjen Ari Dono mengatakan, jajarannya dapat melakukan upaya penegakan hukum apabila terbukti ada unsur pidana dari upaya peretasan situs KPU RI.

Setelah tahapan pemungutan suara di pilkada serentak 2018, terdapat upaya peretasan Sistem Informasi Penghitungan Suara (Situng) yang digunakan KPU, untuk menampilkan hasil pesta demokrasi rakyat tersebut.

"Kalau memang ada tindak pidana kuat, maka kita akan langsung sidik. Di siber itu cepat, begitu ada kejadian masuk saat berkatrol, bisa langsung ditindaklanjuti," ujar Ari Dono, ditemui di Gedung Mina Bahari Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), Jakarta, Rabu (3/7/2018).

Baca: Deddy Mizwar: Saya Hanya Menyiapkan Kemenangan

Dia menjelaskan, selama rangkaian kegiatan pilkada, terdapat aturan perundang-undangan yang menjadi pedoman di setiap tahapan. Sehingga, semua tindakan dan perbuatan yang berkaitan dengan pilkada sudah diatur di peraturan perundang-undangan.

Menurut dia, apabila terdapat peristiwa yang berkaitan dengan masalah pemilihan, ada tahapan yang harus dilaksanakan oleh aparat penegak hukum.

"Di sini ada Sentra Gakkumdu. Di situ ada Bawaslu, KPU, dan kepolisian, juga Panwaslu kalau di daerah," katanya.

Baca: Cuma Ada Calon Tunggal, Warga Desa Parahu Nilai Pemilihan Bupati Tangerang Kurang Seru

Di tingkat wilayah, kata dia, kasus akan digodok oleh Panwaslu dan Bawaslu, termasuk ranah sengketa peraturan, maka ditentukan domainnya.

Jika ditemukan unsur pidana pemilu, lanjutnya, dari Panwaslu akan diserahkan kepada penyidik kepolisian dan akan ditindaklanjuti.

"Dalam proses. Sudah sama-sama. Iya sama-sama, semua peristiwa yang terkait dengan masalah siber kita tangani bersama," jelasnya. (*)

Penulis: Glery Lazuardi
Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved