Breaking News:

Kementerian Sosial Gelar Pembekalan Bagi Pendamping Program Keluarga Harapan

Menurut Harry, ada delapan putaran kegiatan serupa yang digelar di seluruh Indonesia untuk menyiapkan 16 ribu pendamping.

Penulis: Junianto Hamonangan | Editor: Yaspen Martinus
WARTA KOTA/JUNIANTO HAMONANGAN
Kementerian Sosial menggelar Bimbingan Pemantapan SDM Pelaksana Program Keluarga Harapan Tahun 2018 di Hotel Mercure Ancol, Pademangan, Jakarta Utara, Sabtu (30/6/2018). 

KEMENTERIAN Sosial menggelar Bimbingan Pemantapan SDM Pelaksana Program Keluarga Harapan Tahun 2018 di Hotel Mercure Ancol, Pademangan, Jakarta Utara, Sabtu (30/6/2018).

Dirjen Perlindungan dan Jaminan Sosial Kementerian Sosial Harry Hikmat mengatakan, kegiatan itu diikuti para pendamping yang direkrut sejak 2017 silam, dan sudah mulai bekerja selama enam bulan di lapangan.

“Mereka ini baru pertama kali mengikuti kegiatan pembekalan ini. Walaupun mereka sudah bekerja selama enam bulan di lapangan, saya kira ada hikmahnya, karena tahu lapangan dulu baru dia masuk bimbingan pemantapan,” tuturnya.

Baca: Ikut Program Bawaslu, Warga Asing Pantau Pemungutan Suara di TPS 01 Pekayon Jaya Bekasi

Harry mengatakan, dalam kegiatan semacam diklat itu, mereka dibekali bermacam pengetahuan tentang kebijakan, strategi program, peran atau tanggung jawab pendamping, sistem pencairan, serta berbagai aspek lainnya secara lengkap.

“Kita telah siapkan ada 11 modul. Kita siapkan dalam elektronik file, berikut peraturan undang-undang dan informasi tentang program yang bisa diimplementasikan dengan PKH,” jelasnya.

Menurut Harry, ada delapan putaran kegiatan serupa yang digelar di seluruh Indonesia untuk menyiapkan 16 ribu pendamping. Khusus kegiatan kali ini adalah putaran terakhir yang diikuti oleh para pendamping di wilayah Jabodetabek.

“Kita ingin ada peningkatan kualitas pelaksanaan PKH secara serius. Pendamping yang terpilih dari 258 ribu calon pelamar secara online, sekitar 35 ribu terseleksi secara administrasi. Setelah mengikuti tes kompetensi bidang dan psikotes, terpilihlah 16 ribu yang baru untuk melengkapi 24 ribu sebelumnya. Sehingga totol ada 40 ribu pendamping PKH,” beber Harry. (*)

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved