Pilkada Serentak 2018

Gerindra Punya Itungan Sendiri Soal Pilkada Jawa Barat, Hasilnya Asyik Menang Tipis dari Rindu

“Perhitungan kami, kami menang. Tapi untuk menjaga demokrasi, kami akan terus mengawal dan menunggu hasil resmi,” jelasnya.

Gerindra Punya Itungan Sendiri Soal Pilkada Jawa Barat, Hasilnya Asyik Menang Tipis dari Rindu
Warta Kota/Mohamad Azzam
PASANGAN calon gubernur dan wakil gubernur Jawa Barat, Sudrajat dan Ahmad Syaikhu, saat tiba di Lapangan Multiguna, Bekasi Timur, Kota Bekasi, Jawa Barat, pada Minggu (29/4/4/2018) pagi. 

Dewan Pimpinan Daerah ( DPD) Partai Gerindra Jawa Barat menolak hasil hitung cepat (quick count) Pilkada Jawa Barat 2018 dari seluruh lembaga survei.

Seperti diketahui, hasil quick count berbagai lembaga survei menyatakan pasangan Ridwan Kamil-Uu Ruzhanul Ulum (Rindu) memenangkan Pilkada Jabar.

“Hasil survei mereka kita tidak tanggapi apapun hasilnya,” kata Ketua DPD Partai Gerindra Jawa Barat Mulyadi saat konferensi di Kantor DPD Gerindra Jawa Barat, Jalan PHH Mustopha Kota Bandung, Kamis (28/6/2018).

Partai Gerindra, sambung Mulyadi, menilai lembaga survei yang menayangkan hasil hitung cepat sementara inkonsistensi.

Sebab, hasil survei yang mereka buat sebelumnya di masa kampanye, selalu menyebut pertarungan Pilkada Jawa Barat hanya akan didominasi pasangan Rindu dan Deddy-Dedi.

“Kami ingin memberikan edukasi politik ke masyarakat agar lembaga survei jangan membentuk opini yang justru mendegradasi,” tuturnya.

Partai Gerindra ternyata lebih percaya dengan hasil hitungan tim internal.

Menurut Mulyadi, meski tidak jauh berbeda, hasil hitungan dua tim internal menyatakan pasangan Asyik menang tipis dari pasangan Rindu.

Pada hasil quick count, tim 1 dari 1.200 TPS, pasangan Rindu 30,44 persen, pasangan Asyik 30,69 persen.

Kemudian pasangan Hasanah 12,88 persen dan Deddy-Dedi 25,99 persen.

Halaman
12
Editor: Murtopo
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved