Jumlah Pendatang Baru Diprediksi Tak Jauh Berbeda dari Tahun Lalu

"Hal yang harus dipersiapkan pendatang baru yaitu surat keterangan pindah dari daerah asal yang dikeluarkan Dinas Dukcapil setempat

Jumlah Pendatang Baru Diprediksi Tak Jauh Berbeda dari Tahun Lalu
Antara Foto/Sigid Kurniawan
ILUSTRASI Para pendatang baru di ibukota tiba bersama arus balik warga Jakarta. 

KEPALA Sudin Dukcapil Jakarta Pusat Remon Mastadian mengatakan, jumlah pendatang baru yang masuk ke Jakarta pada tahun ini tak akan jauh berbeda dari tahun sebelumnya.

Berdasarkan data, tahun lalu ada sebanyak 57.000 orang pendatang baru di seluruh DKI Jakarta. Jakarta Pusat sendiri menyumbang sekitar 11 persennya saja.

"Kenaikan atau penurunan biasanya terjadi hanya sedikit saja," ujar Remon saat dikonfirmasi, Rabu (27/6/2018)

Baca: Pendatang Baru Tak Lapor, Sudin Dukcapil Akan Ketuk Seluruh Rumah

Ia menyampaikan kegiatan operasu Biduk yang menyasar pendatang baru pada Kamis (28/6) mendatang mengacu pada Peraturan Daerah (Perda) Nomor 2 tahun 2013 tentang pendaftaran catatan sipil dan Peraturan Gubernur (Pergub) 93 tahun 2012 tentang persyaratan dan tata cara pendaftaran penduduk dan catatan sipil.

"Hal yang harus dipersiapkan pendatang baru yaitu surat keterangan pindah dari daerah asal yang dikeluarkan oleh Dinas Dukcapil setempat. Setelah sampai Jakarta, harus laporan ke RT dan RW setempat. Kemudian mengurus surat pindah di kantor kelurahan tempat dia tinggal di Jakarta," ungkapnya.

Apabila pendatang baru tersebut memiliki niatan untuk pindah secara permanen, pihaknya akan membuatkan KTP beserta KK Jakarta.

"Sedangkan kalau belum ada keinginan pindah tetap, akan kami buatkan SKDS. Misalnya dia tidak membawa surat keterangan pindah, akan kami catat sesuai dengan domisili di KTP dan kami buatkan juga SKDS-nya," kata Remon.

Lebih jauh lagi, operasi biduk dilakukan guna tertib administrasi kependudukan kepada para pendatang baru yang masuk ke daearah Jakarta, khususnya Jakarta Pusat

Penulis: Rangga Baskoro
Editor: Fred Mahatma TIS
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved