Produsen Infus B.Braun Investasi Rp 1 Triliun di Karawang

B. Braun Indonesia menanamkan investasi untuk membangun pabrik di Karawang senilai Rp 1 triliun.

Produsen Infus B.Braun  Investasi Rp 1 Triliun di Karawang
WARTA KOTA/LILIS SETYANINGSIH
Infus B.Braun 

B. Braun Indonesia menanamkan investasi untuk membangun pabrik di Karawang senilai Rp 1 triliun.

Investasi itu akan memproduksi satu juta cairan infus perbulan.

Sejak pekan lalu, secara resmi memulai produksi komersial pabrik cairannya.

Rencananya, fasilitas manufakturing ini resmi dibuka oleh Menteri Kesehatan Republik Indonesia Prof Nila Moeloek pada 27 Juli 2017 mendatang.

Nantinya Member of the Management Board B. Braun, Melsungen dan Presiden B. Braun Asia Pacific, Anna Maria Braun, akan mendampingi Nila Moeloek.

Investasi B. Braun pada fasilitas manufakturing tersebut bersinergi dengan Instruksi Presiden No. 6 Tahun 2016 tentang Percepatan Pengembangan Industri Farmasi dan Alat Keseahatan, dan Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia No. 17/2017 tentang Rencana Aksi Pengembangan Industri Farmasi dan Alat Kesehatan.

Ketika produksi komersial mulai beroperasi, Indonesia akan mampu meminimalisir ketergantungannya terhadap produk impor dan bahkan mampu mengubah posisinya menjadi negera pengekspor - mampu mengantisipasi pasokan kebutuhan medis di masa depan.

Dibangun di area seluas 19 hektar dengan nilai investasi lebih dari satu triliun Rupiah, fasilitas ini memiliki teknologi bangunan dan produksi terkini dan telah tersertifikasi oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) pada 30 Januari 2018 lalu.

Kapasitas produksi tahunannya mampu menembus angka 15 juta botol untuk tahap satu, dan 50 juta botol untuk tahap dua mendatang. Fasilitas manufakturing ini memproduksi Ecosol Ringer Lactate, Ecosol Sodium Chloride 0.9%, Ecosol Glucose 5%, Ecosol Glucose 10%, Ecosol Glucose 5% & Sodium Chloride 0.9%, Ecosol Water for Injection, dan Sterofundin ISO.

Managing Director B. Braun Indonesia, Rainer Ruppel, mengungkapkan selama hampir 40 tahun, B. Braun telah hidup di Indonesia mengimplementasikan visinya melindungi dan meningkatkan taraf kesehatan masyarakat di seluruh dunia.

"Kami berusaha untuk menyediakan produk dan layanan yang terbaik, dengan fokus utama pada optimalisasi proses, keamanan, kemitraan, dan kemajuan," ujar Ruppel dalam siaran pers yang diterima Warta Kota, Rabu (27/6/2018).

Penulis: Lilis Setyaningsih
Editor: Theo Yonathan Simon Laturiuw
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved