Tidak Berhenti Saat Ramadan, Usai Lebaran Peredaran Makanan Tetap Dipantau

Wachyuni mengatakan, kegiatan pengawasan pangan ini dilakukan di empat pasar yakni dua pasar tradisional dan dua pasar modern.

Tidak Berhenti Saat Ramadan, Usai Lebaran Peredaran Makanan Tetap Dipantau
Warta Kota
Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian Kota Administrasi Jakarta Selatan kembali melakukan pengawasan keamanan pangan terpadu 

Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian Kota Administrasi Jakarta Selatan kembali melakukan pengawasan keamanan pangan terpadu terkait produk pertanian, peternakan dan perikanan di wilayah Jakarta Selatan pasca Idul Fitri 1439 H, pada Selasa (26/6).

Kegiatan ini, dipimpin langsung oleh Kepala Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian Kota Administrasi Jakarta Selatan, Wachyuni, yang didampingi Kepala Suku Dinas Perindustrian dan Energi Jakarta Selatan Suryanto, dan juga jajaran terkait lainnya.

Wachyuni mengatakan, kegiatan pengawasan pangan ini dilakukan di empat pasar yakni dua pasar tradisional dan dua pasar modern.

"Untuk pasar tradisionalnya yakni Pasar Rumput dan Pasar Bukit Duri. Sementara, pasar modernnya yakni Pasar Gelael dan Carrefour MT Haryono," ujarnya di Carrefour MT Haryono, Pancoran, Jakarta Selatan.

Wachyuni menjelaskan, dalam kegiatan ini, pihaknya mengambil sampel dari empat pasar tersebut. Total, sampel yang diambil yakni sebanyak 203 sampel dengan rincian, 112 sampel produk pertanian, 28 sampel produk peternakan, serta 63 sampel produk perikanan.

"Dari hasil pengujian sampel on the spot di Carrefour MT Haryono, untuk produk pangan pertanian, peternakan, dan perikanan hasilnya negatif dari bahan berbahaya. Tetapi, masih ditemukan sejumlah produk pertanian yang tidak layak konsumsi (rusak). diambil tindakan untuk ditarik dari etalase untuk tidak di jual kembali. Selain itu juga masih terdapat beberapa produk yang belum dicantumkan label tanggal kadaluarsanya," ungkapnya.

Wachyuni menambahkan, tujuan dari diadakannya kegiatannya ini adalah untuk menciptakan bahan pangan yang higienis, dan aman dari bahan tambahan pangan berbahaya. "Sehingga tersedia bahan pangan produk pertanian, peternakan, dan perikanan yang aman, sehat, utuh, dan halal untuk dikonsumsi oleh masyarakat di wilayah Kota Jakarta Selatan," pungkasnya

Penulis: Feryanto Hadi
Editor: Ahmad Sabran
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved