Breaking News:

Pilkada Bekasi 2018

Jelang Pencoblosan, Kapolrestro Bekasi Kota Tinjau Persiapan 6 TPS Rawan

Ingat kami tidak segan-segan apabila ada yang menganggu kamtibmas dan kondusifitas saat proses Pilkada nanti.

Warta Kota/Muhammad Azzam
Kapolres Metro Bekasi Kota Kombes Indarto (keempat dari kanan) bersama jajaran kodim dan Panwas Kota Bekasi melakukan peninjauan TPS 1 Komplek Pondok Pekayon Indah, RT 001 RW 01, Pekayon Jaya, Bekasi Selatan , Selasa (26/6). Tempat ini bakal menjadi lokasi pemantauan Warga Negara Asing (WNA), pada pelaksanaan Pilkada, Rabu (27/6). 

WARTAKOTA, BEKASI --- Kapolres Metro Bekasi Kota Kombes Pol Indarto meninjau langsung Tempat Pemungutan Suara (TPS) rawan di Kota Bekasi,a Selasa (26/6/2018).

Penijauan itu dilakukan terhadap enam TPS yaitu TPS 1 Pekayon Jaya, Bekasi Selatan, TPS 9 Harapan Mulya, Medan Satria, TPS 88 Kaliabang, Bekasi Utara.

Dia juga meninjau  TPS 4 Perwira Bekasi Utara,  TPS 08, dana TPS 09 Harapan Mulya Medan Satria.

"Hari ini tadi saya berkeliling keenam TPS rawan, juga TPS itu akan dikunjungi Bawaslu (Badan Pengawas Pemilu--Red) dan Warga Negara Asing (WNA)," ucap Indarto saat ditemui di TPS 1 Pekayon, Selasa (26/6/2018).

"Saya lihat sejauh mana persiapannya terakhir buat besok. Saya hanya memastikan bahwa betul-betul benar-benar," tuturnya lagi.

Baca: Spanduk Pilkada Bekasi Harus Bersih dari Jalanan pada Minggu Besok

Indarto menambahkan, potensi kerawanan dinilai dari berbagai indikator seperti disinyalir keseimbangan dua kubu paslon Wali Kota Bekasi yang cenderung berimbang maupun historis dari Pilkada sebelumnya.

Khusus di TPS 08 dan 09 Harapan Mulya Medan Satria, dinilai rawan karena lokasinya dekat dengan markas salah satu organisiasi masyarakat (ormas).

Ormas tersebut diketahui memiliki dukungan ke salah satu pasangan calon (paslon) baik Paslon Wali Kota maupun Paslon Gubernur Jawa Barat.

"Kita ajak mereka komitmen ke ormas itu dan juga warga sekita bahwa sudah ada garansi untuk menjaga keamanan bersama. Ingat kami tidak segan-segan apabila ada yang menganggu kamtibmas dan kondusivitas saat proses Pilkada nanti," ujarnya.

Baca: 2500 Surat Suara Pilkada Bekasi Rusak

Sementara itu, Koordinator Divisi Pencegahan dan Hubungan Antar- Lembaga Panwaslu Kota Bekasi, Tomy Suswanto, meminta masyarakat untuk menunjukan sikap damai dalam berdemokrasi saat pencoblosan.

"Jadi masyrakat diminta bisa menunjukan kedewasannya dalam proses Pilkada ini, jangan sampai ada perpecahan atau hingga menganggu ketertiban," katanya.

"Tunjukkan kepada WNA bahwa Indonesia demokrosinya benar benar damai dan sejuk, tujukkan juga bawa TPS yang disebut rawan itu justru malah menjadi contoh terbaik," tutur Tomy Suswanto. 

Penulis: Muhammad Azzam
Editor: Intan Ungaling Dian
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved