Gudang Penyimpanan Minimarket di Lenteng Agung Terbakar, Diduga karena Korsleting

Sugeng menyatakan, petugas sempat mengalami kendala dalam memadamkan api, lantaran minimarket tersebut dalam keadaan terkunci.

Gudang Penyimpanan Minimarket di Lenteng Agung Terbakar, Diduga karena Korsleting
WARTA KOTA/FERYANTO HADI
Gudang penyimpanan minimarket Indomaret di Jalan Lenteng Agung Raya Lama, RT 02/08, Jakarta Selatan, terbakar pada Selasa (26/5/2018) sekitar pukul 03.00. 

GUDANG penyimpanan minimarket Indomaret di Jalan Lenteng Agung Raya Lama, RT 02/08, Jakarta Selatan, terbakar pada Selasa (26/5/2018) sekitar pukul 03.00.

Sugeng, Kasi Pengendali Operasi (Kasie Ops) Sudin Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Kota Administrasi Jakarta Selatan menyatakan, pihaknya menerjunkan lima unit armada pemadam kebakaran saat menerima laporan.

Sugeng menyatakan, petugas sempat mengalami kendala dalam memadamkan api, lantaran minimarket tersebut dalam keadaan terkunci.

Gudang penyimpanan minimarket Indomaret di Jalan Lenteng Agung Raya Lama, RT 02/08, Jakarta Selatan, terbakar pada Selasa (26/5/2018) sekitar pukul 03.00.
Gudang penyimpanan minimarket Indomaret di Jalan Lenteng Agung Raya Lama, RT 02/08, Jakarta Selatan, terbakar pada Selasa (26/5/2018) sekitar pukul 03.00. (WARTA KOTA/FERYANTO HADI)

"Hambatan karena Indomaret tersebut tidak ada penghuninya, dan rolling door tergembok. Tim akhirnya menjebol gembok dengan peralatan penunjang catter spider atau alat gunting baja," kata Sugeng.

Usai rolling door terbuka, kondisi dalam minimarket sudah dipenuhi asap tebal. Petugas kemudian segera mencari titik api.

"Diketahui api berasal dari bagian gudang penyimpanan di ruang belakang," ujarnya.

Gudang penyimpanan minimarket Indomaret di Jalan Lenteng Agung Raya Lama, RT 02/08, Jakarta Selatan, terbakar pada Selasa (26/5/2018) sekitar pukul 03.00.
Gudang penyimpanan minimarket Indomaret di Jalan Lenteng Agung Raya Lama, RT 02/08, Jakarta Selatan, terbakar pada Selasa (26/5/2018) sekitar pukul 03.00. (WARTA KOTA/FERYANTO HADI)

Proses pemadaman dilakukan untuk mengantisipasi meluasnya kobaran api. Api baru bisa dipadamkan sekitar pukul 04.45.

Sugeng menerangkan, diduga penyebab kebakaran bangunan milik Yohanna Tanti karena arus pendek listrik.

"Untuk estimasi kerugian sebesar Rp 64 juta," katanya. (*)

Penulis: Feryanto Hadi
Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved