Koran Warta Kota

Alkohol Pembersih Luka Dipakai Buat Oplosan Miras Membuat Ucok Tewas

Agung menceritakan, sebelum masuk RS, Haroproha lebih banyak diam menahan rasa sakit di tubuhnya

Alkohol Pembersih Luka Dipakai Buat Oplosan Miras Membuat Ucok Tewas
Koran Warta Kota
Miras 

Ternyata, bahan-bahan itu dicampur membuat miras. Akhirnya menyebabkan enam korban tewas dan satu korban lain lain kritis di RSUD Cengkareng," ungkapnya.

Hengki menjelaskan, dari hasil pemeriksaan, miras oplosan itu dibuat Sari dengan menggunakan bahan dasar methanol ataupun methil (alkohol). Bahan bahan ini bersifat toxic (racun) yang digunakan untuk penetrasi.

"Ini (methanol) tak boleh dikonsumsi manusia. Dia (Sari) kemudian (bahannya) dicampuri dengan teh, gula, dan air putih," ujarnya.

Menurut Hengki, penjualan miras oplosan itu dilakukan secara tertutup.

"Dari hasil pemeriksaan kami, yang bersangkutan (Sari) baru jualan (miras oplosan) pada tanggal 21 Juni 2018 kemarin. Dia menjual tertutup ya, atau hanya kalangan tertentu saja," terangnya.

Efek berbahaya

Menurut Kepala Bidang Penyelidikan dan Pemeriksaan Balai Besar POM DKI Jakarta, Rini Asri, minuman beralkohol seharusnya tidak mengandung methanol.

"Methanol itu yang diperbolehkan 0,01 persen dari volumennya. Methanol, sangat berbahaya bagi kesehatan. Pertama-tama, efeknya sangat jelas, bisa menyebabkan kebutaan, muntah, mual, kemudian kejang-kejang, dan merembet ke kerusakannnya ke hati dan ginjalnya. Itu lah bentuk kerusakannya. Jadi methanol itu bukan minuman," paparnya.

Geram

Kasus miras oplosan yang menewaskan 6 orang ini membuat geram Camat Cengkareng Masud Effendi.

Halaman
1234
Editor: Dian Anditya Mutiara
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved