PPDB SMP Tangerang Diantisipasi Agar Tak Kacau Balau Seperti di Banten

DISDIK Kota Tangerang telah melakukan koordinasi untuk persiapan menghadapi PPDB tingkat SMP Negeri tahun 2018.

PPDB SMP Tangerang Diantisipasi Agar Tak Kacau Balau Seperti di Banten
WARTA KOTA/ANDIKA PANDUWINATA
Antrean PPDB SMA Negeri di salah satu sekolah di Tangerang yang kacau balau. 

DINAS Pendidikan dan Dinas Komunikasi dan Informasi Kota Tangerang telah melakukan koordinasi untuk persiapan menghadapi Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tingkat SMP Negeri tahun 2018.

Hal tersebut untuk menghindari hal - hal yang tidak diinginkan terjadi lantaran kurangnya persiapan seperti PPDB SMA/SMK Negeri di Banten.

"Kami sudah koordinasi dengan Kominfo termasuk juga melakukan simulasi karena ada yang sedikit berbeda dengan tahun lalu," ujar Kepala Dinas Pendidikan Kota Tangerang, Abduh Surahman kepada Warta Kota, Minggu (24/6/2018).

Ia menjelaskan Kota Tangerang telah tiga kali melakukan sistem PPDB online. Sehingga pihaknya yakin sinergi yang baik antara Dindik dan Diskominfo menjadikan PPDB tahun ini berjalan baik.

"Karena ini online, jadi pertama yang harus kami jaga adalah jangan sampai tidak bisa diakses oleh masyarakat. Jangan sampai seperti yang terjadi di Provinsi Banten, masyarakat juga bisa berkonsultasi dengan Kepala Sekolah karena sudah kami sampaikan ke seluruh kepala sekolah SMPN di Kota Tangerang," ucapnya.

Sementara itu, Kepala Diskominfo Kota Tangerang, Tabrani menambahkan jajarannya terus melakukan uji coba bersama dengan Dindik Kota Tangerang untuk memastikan kelancaran dari sistem PPDB online tahun ini.

"Aplikasi PPDB online sendiri sudah siap, kami masih uji coba. PPBD digelar 2 Juli 2018 mudah - mudahan sebelum pelaksanaannya sudah clear. Kami hanya menuangkan juknis yang diberikan oleh Dindik ke aplikasi yang ada," kata Tabrani.

Menurutnya adanya trouble mungkin saja terjadi lantaran banyaknya orang yang mengakses dalam waktu bersamaan. Dirinya mengimbau masyarakat untuk bersabar dan tidak mengakses situs dalam waktu yang bersamaan.

"Kan pendaftaran dari jam 8 pagi hingga jam 2 siang, itu kami imbau jangan barengan jam 8 semua," imbuhnya.

Jalur Zonasi

Halaman
12
Penulis: Andika Panduwinata
Editor: Theo Yonathan Simon Laturiuw
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved