Solusi Untuk Pendatang Musiman Usai Lebaran di Jakarta

Sosiolog Universitas Ibnu Chaldun Musni Umar punya resep untuk menangani urbanisasi musiman di Jakarta yang terjadi setelah Lebaran.

Solusi Untuk Pendatang Musiman Usai Lebaran di Jakarta
Warta Kota/angga bhagya nugraha
Ilustrasi warga pendatang ke Jakarta 

Salah satu fenomena sosial yang terjadi pasca hari raya Idul Fitri ialah derasnya urbanisasi ke DKI dan berbagai kota di Indonesia.

Urbanisasi adalah perpindahan penduduk dari desa ke kota. Tujuan utama penduduk pindah atau datang ke kota untuk mencari pekerjaan. Ada juga yang datang ke kota untuk mencari pekerjaan sekaligus menetap. Orang yang pindah ke kota saya sebut kaum urban.

Pertanyaannya, mengapa kaum urban selalu menyerbu DKI dan kota-kota lain pasca hari raya Idul Fitri?

Musni Umar, Sosiolog dan Rektor Universitas Ibnu Chaldun Jakarta mengungkapkan, setidaknya ada tiga penyebabnya.

Pertama, kaum urban terpengaruh penampilan mereka yang mudik ke kampung halaman pada hari raya Idul Fitri yang kelihatan telah berubah, sudah sejahtera setelah pindah di DKI dan kota.

Kedua, merasa hidup di desa tidak ada perubahan dan kemajuan, sehingga termotivasi pindah ke DKI dan kota untuk mencari penghidupan yang lebih baik.

Ketiga, pemberitaan media bahwa hidup di DKI dan di kota yang menampilkan kegemerlapan dan menyenangkan. Selain itu, cerita sukses mereka yang sukses setelah pindah di DKI dan di kota, menginspirasi para penduduk desa untuk hijrah keDKI dan kota. Sementara, tidak ada cerita gagal yang melakukan urbanisasi di DKI dan di kota karena malu dianggap gagal.

Mencegah malapetaka

Musni menilai, orang desa, hanya melihat orang dari DKI dan dari kota mudik pada hari raya Idul Fitri dengan penampilan yang memukau. Karena ada yang naik pesawat, kereta api, bus, mobil pribadi dan atau motor.

"Penampilan orang DKI dan orang kota yang mudik lebaran, memukau orang desa, sehingga banyak yang memutuskan pindah ke DKI dan ke kota pasca lebaran Idul Fitri," ungkap Musni Umar, Jumat (22/6/2018).

Halaman
12
Penulis: Feryanto Hadi
Editor: Max Agung Pribadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved