Breaking News:

Warga Mengeluhkan Peti Kemas Ruang Tes Psikologi Satpas SIM Daan Mogot karena Panas dan Sempit

Menurut warga, mengerjakan soal tes psikologi dalam peti kemas, bisa stres.

Penulis: | Editor: Gede Moenanto
Warta Kota/Panji Baskhara Ramadhan
Satuan Penyelenggara Administrasi (Satpas) SIM Daan Mogot melakukan simulasi tes psikologi pemohon SIM, Kamis (21/6/2018). 

MELONGOK peti kemas di Satpas Daan Mogot yang kini dijadikan tempat untuk melaksanakan tes psikologi bagi semua pemohon Surat Izin Mengemudi (SIM), kini jadi bahan cibiran para pemohon SIM.

Menurutnya, dengan mengerjakan soal tes psikologi dalam peti kemas, bisa stres.

"Memang saya melirik ke dalam peti kemas itu ada alat pendingin ruangannya (AC). Apa kami pemohon SIM dijamin tenang tuh mengerjakan soal-soal tes psikologi? Saya yakin, pastinya di dalam tuh bisa sesak karena panas, belum lagi sempit. Ukuran peti kemas sempit begitu, Apa enggak pengap ya? Kenapa engga di gedung?" katanya salah seorang pemohon SIM, Adi (31).

Adi yang baru saja memperpanjang SIM A-nya mengaku beruntung tak kedapatan ikuti syarat baru tersebut, yakni tes psikologi.

Menurutnya, ia tak akan tenang mengerjakan soal disebuah ruangan yang sempit.

"Untuk sementara ini, tes psikologi buat umum dan ke depannya semua golongan. Tapi, syukur di hari ini saya baru saja selesai nih, urus soal perpanjangan SIM A. Jikalau saya undur-undur ngurusnya, bisa-bisa sayanya bisa ikut tes kan. Mana saya enggak pernah ngerasain, psikotes tuh kayak apaan. Sebab, sebelumnya kan tidak ada tes-tes begitu. Malah jadi ribet ya," ungkap Adi kembali.

Tak jauh berbeda pendapatnya dengan Andrea Stephanie (21). Ia mengaku beruntung, dirinya tak kedapatan tes psikologi.

"Hari ini, aku sih gagal diprakteknya untuk buat SIM A dan C. Pihak Satpas SIM bilang, di 5 Juli 2018 mendatang harus ujian praktek ulang yah kan. Jikalau harus ikut tes piskologi juga, aduh saya sih enggak bisa ngebayangin ya, ngerjain soal di komputer tetapi di ruangan peti kemas. Pasti nanti enggak konsentrasi ya karena panas dan sesak, sempit pula," tuturnya.

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved