Kamis, 9 April 2026

Soal Kali Item, Isnawa Adji : Boleh Hitam Asalkan Tidak Berbau

Permasalahan di Kali Item dapat diselesaikan denan teknologi Andrich Tech. Tapi hanhya dapat menghilangkan bau saja.

WARTA KOTA/DWI RIZKI
Wakil Gubernur DKI Jakarta, Sandiaga Salahudin Uno didampingi Ketua INAPGOC Raja Sapta Oktohari, Kepala Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta Isnawa Adji dan Direksi Pengelola Pusat Kawasan Kemayoran (PPKK) saat meninjau sejumlah unit wisma sekaligus fasilitas Para Games Athlete Village di Tower 6 dan 7, kawasan Wisma Atlet, Kemayoran, Jakarta Pusat pada Rabu (20/6/2018). 

BERBAU busuk dan hitam penuh limbah, kondisi Kali Item tersebut dinilai Kepala Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta, Isnawa Adji dapat diselesaikan dengan teknologi pengolahan air limbah Andrich Tech.

Walaupun tak akan menjadi jernih, bau tidak sedap diyakininya dapat dihilangkan.

"Pak Wagub bilang, kalau pun hitam asal nggak bau, namanya sudah Kali Item," ungkapnya ditemui di Balaikota, Gambir, Jakarta Pusat pada Kamis (21/6/2018).

Sebab, menurutnya, penyebab bau tidak sedap berasal dari limbah, baik rumah tangga maupun industri kecil di sepanjang aliran Kali Item. Sehingga penyelesaian masalah tidak dapat dilakukan terpusat pada segmen Kali Item sekitar kawasan Wisma Atlet, Kemayoran, Jakarta Pusat.

"Jadi tadi saya sudah ngobrol dengan Dirut PD PAL Jaya bahas Kali Item, pasti penyebabnya ada potensi pencemaran di sekitar lokasi tersebut, mungkin ada limbah. Jadi ini pekerjaan bersama, mulai dari Dinas SDA (Sumber Daya Air), Dinas Kehutanan, khususnya masyarakat," tutupnya.

Seperti diketahui sebelumnya, Wakil Gubernur DKI Jakarta, Sandiaga Salahudin Uno meninjau langsung sejumlah unit wisma sekaligus fasilitas Para Games Athlete Village di Tower 6 dan 7, kawasan Wisma Atlet, Kemayoran, Jakarta Pusat pada Rabu (20/6/2018).

Didampingi Ketua INAPGOC Raja Sapta Oktohari, Kepala Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta Isnawa Adji dan Direksi Pengelola Pusat Kawasan Kemayoran (PPKK), Sandi menilai pembangunan Wisma Atlet Kemayoran hampir rampung.

Permasalahan justru kini berada di Kali Item. Sungai yang memisahkan wilayah Sunter, Jakarta Utara dengan Kemayoran, Jakarta Pusat itu berbau busuk dan tidak indah dipandang.

"Kita ke tahap selanjutnya bagaimana warna kali yang seperti pak Gub (Anies) bilang namanya Kali Item, seperti kayak didoakan warnanya Item, kita ingin warnanya lebih bening dan nanti akan ada proses yang kita akan coba untuk gunakan teknologi anak bangsa untuk sedikit memastikan tambahan daripada volume air yang lebih jernih dan bersih," jelasnya usai peninjauan.

Sumber: WartaKota
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved