Breaking News:

Pegawai Minimarket Shok Disambangi Maling Berkedok Promo Lebaran

"Untungnya sih dia gak bawa senjata tajam, ada apa, begini aja saya udah takut, makannya saya juga kaget ni orang masuk

Warta Kota/Joko Supriyanto
Dua orang maling babak-belur dihakimi massa setelah kepergok mengambil sejumlah barang di minimarket Jalan Kenanga, Duren Sawit, Jakarta Timur, Kamis (21/6/2018) pukul 16.30 WIB. 

Nirin (30) salah satu pegawai minimarket mengaku shock atas peristiwa pencurian di sebuah Mini market Jalan Kenanga Duren Sawit, Jakarta Timur.

Nampak matanya berkaca-kaca atas peristiwa tersebut, pasalnya saat kejadian hanya Nirin wanita yang ada di dalam mini market tersebut.

Dirinya menceritakan bahwa saat kejadian kondisi minimarket dalam kondisi sepi, namun rupanya kondisi tersebut dimanfaatkan oleh para pelaku untuk mencuri.

"Lemes saya mas, udah dari situ orang rame mukulin pelaku, udah ngak bisa ngapa-ngapain," kata Nirin saat ditemui, Kamis (21/6/2018).

Namun dirinya berucap syukur atas peristiwa tersebut dirinya tidak mengalami tindak kekerasan oleh para pelaku pencurian. Saat kejadian pelaku yang berjumlah tiga orang tersebut datang ke Minimarket, ketika itu tidak ada rasa curiga yang ia rasakan.

Sementara salah seorang pelaku justru asik menawarkan promo lebaran di depan kasir, sedangkan dua orang pelaku beraksi mengambil barang-barang yang terpajang di rak barang.

Kecurigaan terjadi ketika para pelaku justru keluar dengan membawa sebuah tas, padahal ketika masuk, para pelaku tak membawa tas. Sehingga hal itu membuat dirinya curiga dan berteriak maling. Hingga memancing perhatian warga sekitar.

"Untungnya sih dia gak bawa senjata tajam, ada apa, begini aja saya udah takut, makannya saya juga kaget ni orang masuk ngak bawa tas tapi keluar bawa tas," ucapnya.

Sementara itu, salah seorang karyawan mini market, Cahaya (20) mengatakan bahwa salah satu pelaku pernah melakukan pencurian di tempat tersebut. Hal itu dibuktikan atas rekaman CCTV yang dicetak berupa foto.

Salah satu pelaku terlihat jelas dengan modus yang sama melakukan hal tersebut, namun kejadian tersebut terjadi pada tahun 2015 lalu.

"Ini salah satu pelaku dulu pernah mencuri juga, tapi waktu itu karena ramai jadi ngak ketahuan, modusnya sama dia dateng berdua, nah yang satu nawarin promo dan yang satu ngambil barang ditaro di tas. Sama setelah lebaran juga waktu itu kejadiannya," katanya.

Dirinya berharap atas kejadian ini para pelaku dapat diberikan hukuman yang setimpal agar para pelaku jera. Jika tidak seperti itu, dikhawatirkan pelaku justru akan bertindak nekat.

"Kalo bisa dihukum aja seberat-beratnya kalo cuma sebentar takutnya ngak kapok, terus melakukan hal yang sama tapi lebih parah itu lebih bahaya," katanya. (JOS)

Penulis: Joko Supriyanto
Editor: Ahmad Sabran
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved