Beban Ganda Lionel Messi Menghadapi Luca Modric dan Ivan Rakitic

Playmaker Kroasia milik Real Madrid, Luka Modric menyatakan bahwa Argentina akan terbebani dengan kemenangan Kroasia.

Penulis: | Editor: Dewi Pratiwi
SkySports.com
Reaksi Lionel Messi seusai laga pertandingan Argentina melawan Islandia, penyisihan Grup D Piala Dunia 2018 di Otkrytiye Arena, Sabtu (16/6/2018). Pertandingan berakhir imbang 1-1, setelah Messi gagal memanfaatkan peluang tendangan penalti pada babak kedua. 

CERITA tentang negeri dongeng yang kecil bernama Islandia, belum berhenti ketika Argentina harus berhadapan dengan Kroasia, yang mengalahkan Nigeria 2-0.

Islandia yang seperti meteor menahan imbang Argentina dengan skor 1-1 di laga pembuka.

Jika mau sedikit merunut ke belakang, Islandia sudah bikin heboh dunia pada Euro 2016 di Prancis.

Gylfi Sigurdsson dkk mampu menyingkirkan Timnas Inggris yang diperkuat Wayne Rooney kala itu.

Cerita Islandia selalu menjadi beban tersendiri bagi Argentina, utamanya bagi Lionel Messi yang gagal mengeksekusi penalti.

Le Albiceleste butuh energi ekstra untuk bisa move-on dari hasil buruk melawan Islandia.

Beban kedua datang dari Kroasia yang langsung mengirimkan gertakan begitu menekuk Nigeria.

Playmaker Kroasia milik Real Madrid, Luka Modric menyatakan bahwa Argentina akan terbebani dengan kemenangan Kroasia.

Selain Modric, ada juga Ivan Rakitic yang menjadi mitra Messi di Barcelona.

Tanpa ketergantungan pada satu dua pemain membuat Kroasia lebih solid di semua lini.

Dua gol Kroasia ke gawang Nigeria tidak lahir dari penyerang utamanya, Mario Mandzukic.

Dua gol itu lahir dari gol bunuh diri Oghenekaro Etebo menit ke-32 dan eksekusi penalti Modric menit ke-71.

Baca: Bursa Prediksi Ragukan Argentina Kalahkan Kroasia

Dengan mengandalkan pemain-pemain muda, Nigeria memang tidak konsisten.

Kelemahan itu pula yang bisa dimanfaatkan oleh Jenderal Modric yang menjadi ikon Kroasia, dengan penguasaan bola yang menawan.

Hasil imbang saja melawan Argentina sudah menjadi keuntungan bagi Kroasia karena masih memimpin klasemen Grup D.

Sebaliknya, hasil imbang menjadi beban berat Argentina jika Islandia bisa mengalahkan Nigeria.

Inkonsistensi menjadi penyakit terberat Argentina.

Penampilan Messi dkk melawan Islandia tidak seheroik ketika mereka melibas Ekuador 1-3 di laga pamungkas, dengan hatrik Messi.

Hasil itu pula yang memastikan Argentina meraih tiket ke Rusia.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved