Alat Penjernih Air Limbah Kali Item Bakal Dipasang

Instalasi penjernihan air pun bakal dipasang di sejumlah titik lokasi untuk menghilangkan bau tidak sedap.

Alat Penjernih Air Limbah Kali Item Bakal Dipasang
Warta Kota/Dwi Rizki
Wakil Gubernur DKI Jakarta, Sandiaga Salahudin Uno didampingi Ketua INAPGOC Raja Sapta Oktohari, Kepala Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta Isnawa Adji dan Direksi Pengelola Pusat Kawasan Kemayoran (PPKK) saat meninjau sejumlah unit wisma sekaligus fasilitas Para Games Athlete Village di Tower 6 dan 7, kawasan Wisma Atlet, Kemayoran, Jakarta Pusat pada Rabu (20/6/2018). 

KALI Item Kemayoran, Jakarta Pusat yang terletak di sebelah Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta Pusat dinilai Wakil Gubernur DKI Jakarta, Sandiaga Salahudin Uno sangat bau dan penuh limbah.

Instalasi penjernihan air pun bakal dipasang di sejumlah titik lokasi untuk menghilangkan bau tidak sedap.

Instalasi tersebut berupa alat Andrich Tech seperti yang diujicobakan pada Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) milik PD PAL Jaya di Duri Kosambi, Jakarta Barat pada Rabu (23/5/2018) lalu.

Usulan tersebut diungkapkan Kepala Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta, Isnawa Adji bertujuan agar bau tidak sedap yang kini tercium dapat hilang saat gelaran Asian Games 2018.

"Jadi tujuannya supaya bau tidak sedap dapat hilang, akan dibangun di beberapa titik di sepanjang aliran Kali Item. Jumlahnya masih akan dilihat berapa kebutuhannya," ungkapnya ditemui di Balaikota, Gambir, Jakarta Pusat pada Kamis (21/6/2018).

Langkah tersebut katanya harus dilakukan, mengingat Wisma Atlet menjadi rumah sementara para atlet selama mengikuti ajang Asian Games maupun Para Games pada bulan Agustus 2018 mendatang.

Terlebih, lanjutnya, Tower 6 dan 7 Athlete Village kawasan Wisma Atlet, Kemayoran, Jakarta Pusat berbatasan langsung dengan sungai yang memisahkan wilayah Sunter, Jakarta Utara dengan Kemayoran, Jakarta Pusat itu.

Wakil Gubernur DKI Jakarta, Sandiaga Salahudin Uno didampingi Ketua INAPGOC Raja Sapta Oktohari, Kepala Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta Isnawa Adji dan Direksi Pengelola Pusat Kawasan Kemayoran (PPKK) saat meninjau sejumlah unit wisma sekaligus fasilitas Para Games Athlete Village di Tower 6 dan 7, kawasan Wisma Atlet, Kemayoran, Jakarta Pusat pada Rabu (20/6/2018).
Wakil Gubernur DKI Jakarta, Sandiaga Salahudin Uno didampingi Ketua INAPGOC Raja Sapta Oktohari, Kepala Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta Isnawa Adji dan Direksi Pengelola Pusat Kawasan Kemayoran (PPKK) saat meninjau sejumlah unit wisma sekaligus fasilitas Para Games Athlete Village di Tower 6 dan 7, kawasan Wisma Atlet, Kemayoran, Jakarta Pusat pada Rabu (20/6/2018). (Warta Kota/Dwi Rizki)

Sehingga kerjasama antar seluruh pihak dibutuhkan. Bukan hanya menghilangkan bau tidak sedap, tetapi limbah dan penghijauan di sepanjang aliran Kali Item.

"Kemarin pak Wagub bilang bahwa harus kerjasama antara Dinas SDA, PD PAL Jaya dan Dinas LH. Rencana kami akan lakukan peninjauan bersama ambil langkah penanganan, Dinas Kehutanan sudah lakukan penataan pohon bantaran kali, Dinas SDA pengerukan, selanjutnya penjernihan air oleh PD PAL Jaya," jelasnya.

Seperti diketahui sebelumnya, Wakil Gubernur DKI Jakarta, Sandiaga Salahudin Uno meninjau langsung sejumlah unit wisma sekaligus fasilitas Para Games Athlete Village di Tower 6 dan 7, kawasan Wisma Atlet, Kemayoran, Jakarta Pusat pada Rabu (20/6/2018).

Didampingi Ketua INAPGOC Raja Sapta Oktohari, Kepala Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta Isnawa Adji dan Direksi Pengelola Pusat Kawasan Kemayoran (PPKK), Sandi menilai pembangunan Wisma Atlet Kemayoran hampir rampung.

Permasalahan justru kini berada di Kali Item. Sungai yang memisahkan wilayah Sunter, Jakarta Utara dengan Kemayoran, Jakarta Pusat itu berbau busuk dan tidak indah dipandang. 

Penulis: Dwi Rizki
Editor: Gede Moenanto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved