2 Alasan Pelempar Konblok di Depok Diduga Warga Sekitar Jalan Juanda

PELEMPAR konblok di Depok diduga warga sekitar Jalan Juanda atau tunawisma yang kerap hilir mudik disana.

WARTA KOTA/BUDI SAM LAW MALAU
Bocah laki-laki 9 tahun, RA, yang mengalami luka parah di wajah karena pelemparan batu konblok di depok, menjalani perawatan di RS Polri Kramatjati dan dijenguk sejumlah anggota polisi. 

2. Rambut merah

Ayah korban sempat mengungkapkan fakta bahwa pelaku memiliki ciri berambut merah. 

Ciri rambut merah ini menjurus ke tunawisma.

Bocah laki-laki 9 tahun, RA, yang mengalami luka parah di wajah karena pelemparan batu konblok di depok, menjalani perawatan di RS Polri Kramatjati dan dijenguk sejumlah anggota polisi.
Bocah laki-laki 9 tahun, RA, yang mengalami luka parah di wajah karena pelemparan batu konblok di depok, menjalani perawatan di RS Polri Kramatjati dan dijenguk sejumlah anggota polisi. (WARTA KOTA/BUDI SAM LAW MALAU)

Seperti diketahui, aksi pelemparan konblok oleh orang tak dikenal terjadi di Jalan Juanda, Depok,  terjadi pada Jumat (15/6/2018) malam lalu.

Akibatnya konblok mengenai wajah Raffa Ismail hingga terluka parah yakni tulang pipi dan hidung retak serta mulut dab bibir, memar serta luka-luka.

Saat kejadian Raffa berada ditengah boncengan sepeda motor Vario B 6227 ZIA yang dikendarai ayahnya Hendi Permana (37) serta ibu RA, Fitri di paling belakang.

Mereka boncengan bertiga dan melintas di Jalan Juanda arah dari Jalan Raya Bogor, ke Jalan Margonda.

Tak jauh sebelum Zen Family Spa, mereka dilempar konblok oleh orang tak dikenal dan melukai wajah Raffa. Raffa sempat menjalani operasi di wajahnya di RS Polri, Kramatjati, karena kejadian ini.

Penulis: Budi Sam Law Malau
Editor: Theo Yonathan Simon Laturiuw
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved