2 Alasan Pelempar Konblok di Depok Diduga Warga Sekitar Jalan Juanda

PELEMPAR konblok di Depok diduga warga sekitar Jalan Juanda atau tunawisma yang kerap hilir mudik disana.

WARTA KOTA/BUDI SAM LAW MALAU
Bocah laki-laki 9 tahun, RA, yang mengalami luka parah di wajah karena pelemparan batu konblok di depok, menjalani perawatan di RS Polri Kramatjati dan dijenguk sejumlah anggota polisi. 

PELEMPAR konblok di Depok diduga warga sekitar Jalan Juanda atau tunawisma yang kerap hilir mudik disana.

Akibat lemparan konblok ini seorang bocah yang tengah dibonceng motor orangtuanya mengalami luka parah di kepala, bahkan tulang-tulang mukanya retak.  

Dugaan pelempar konblok adalah warga sekitar atau tunawisma di Jalan Juanda berdasarkan sejumlah fakta dari keterangan para saksi di lokasi kejadian.

Inilah daftar faktanya : 

1. Berjalan kaki

Petugas keamanan Zen Family Spa di Jalan Juanda, Depok, Christoper (48), mengatakan bahwa pelaku terlihat berlari usai beraksi melempar konblok ke arah motor yang ditumpangi bocah bernama Raffa. 

Christopher menyebut  seorang pengendara motor yang berada persis di belakang motor korban yang melihat itu. 

Pengemudi motor itu, kata Christopher, melihat dari mulai pelaku mengambil konblok, lalu melemparnya, kemudian berlari ke arah Jalan Raya Jakarta-Bogor. 

Jalan Juanda merupakan jalan memanjang di Depok yang menghubungkan antara Jalan Raya Jakarta-Bogor dan Jalan Margonda Raya. 

Sangat sedikit orang memilih berjalan kaki di Jalan Juanda ketika larut malam, apabila rumah atau tempat tinggal mereka tak di sekitar situ. 

Halaman
12
Penulis: Budi Sam Law Malau
Editor: Theo Yonathan Simon Laturiuw
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved