Kisah Pendatang Baru, Dapat Kerja Atau Tidak Urusan Belakangan

Ya coba aja dulu siapa tau diterima, ya urusan dapat atau engga nanti aja bisa cari cari lamar ditempat lain juga," ujarnya.

Kisah Pendatang Baru, Dapat Kerja Atau Tidak Urusan Belakangan
Warta Kota
Gemi Sunandar (pakai topi) mengadu nasib sebagai penjaga toko elektronik di Bekasi. 

Para pemudik mulai kembali ke Kota Bekasi melalui di Terminal Bekasi pada Rabu (20/6).

Pantaun Warta Kota, nampak mereka membawa barang bawaan, seperti tas koper maupun kardus. Mereka turun dari bus-bus yang masuk ke Terminal Bekasi, seperi PO Budiman, Sinar Jaya, Cahaya Bhakti Utama, dan PO Primajasa.

Tidak hanya membawa barang bawaan. Para pemudik yang kembali ke Kota Bekasi juga membawa sanak saudara untuk mencari pekerjaan.

Sekitar pukul 16.00 WIB, ada seorang pemudik bersama rekannya tampak turun dari bus yang membawanya dari Sumedang, Jawa Barat. Sambil membawa koper dan dus dia melangkah sambil memperhatikan Terminal Bekasi.

Dia terlihat kebingungan sebelum akhirnya bertanya kepada petugas bus apa yang harus ditumpangi untuk menuju ke wilayah Pondok Ungu Bekasi.

Saat ditanya Warta Kota, benar saja ia pendatang baru untuk mencari kerja di Kota Bekasi.

"Iya ini diajak sepupu, mau cari kerja, tadi dari Sumedang pukul 10.00 pagi," tutur Gemi Sunandar (20) asal Sumedang.

Gemi menceritakan sepupunya mengajaknya untuk melamar ditempat kerjanya sebagai penjaga toko elektronik di Bekasi.

"Ini saya diajak lamar kerja di toko tempat sepupu saya kerja soalnya ada lowongan. Ya coba aja dulu siapa tau diterima, ya urusan dapat atau engga nanti aja bisa cari cari lamar ditempat lain juga," ujarnya.

Tak lama kemudian sepupunya datang untuk menjemputnya.

Selain Gemi, Nurmala (18) asal Kuningan Jawa Barat, juga mencoba mengadu nasib di Kota Bekasi.

"Mau kerja bantuin bibi jagain warung nasi di Bekasi," ucapnya kepada Warta Kota.

Nurmala mengungkapkan dirinya dijemput kakanya yang lebih dahulu merantau ke Kota Bekasi untuk bekerja.

"Ini dijemput kaka, mau ketempat bibi. Kalau kaka mah kerja di pabrik di Cibitung, saya juga nanti sambil coba-coba juga mau lamar kerja di pabrik, paling sementara bantuin bibi dulu di warung nasi," paparnya.

Acim Pengendali Operasional Terminal Bekasi menyebut, sampai dengan H+4 jumlah penumpang yang turun di Terminal Bekasi mencapai 5 ribu lebih. Dari jumlah itu disebutkan ada sekitar ratusan pendatang baru, ini dilihat dari wajah dan gerak-gerik seperti baru melihat Bekasi.

Para pendatang baru ini, diajak oleh saudara atau kenalannya untuk mencari peruntungan di Kota Bekasi.

Penulis: Muhammad Azzam
Editor: Ahmad Sabran
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved