Jelang Lebaran, Jakarta Diserbu Pengemis

Menjelang Lebaran, gerombolan pengemis menyerbu Jakarta. Mereka melenggang bebas tanpa pengawasan aparat Pemprov DKI.

Warta Kota/Hamdi Putra
Gerombolan pengemis berkedok manusia gerobak bermunculan di Jakarta menjelang Lebaran 2018. 

MENJELANG Lebaran 2018, pengemis berkedok manusia gerobak menyerbu Jakarta.

Mereka beroperasi di tempat-tempat strategis yang dianggap menguntungkan, seperti rumah ibadah, komplek atau perumahan, stasiun dan terminal.

Para pengemis ini memanfaatkan momen lebaran untuk meraup keuntungan dari belas kasihan warga Jakarta.

Menanggapi hal ini, Wakil Gubernur DKI Jakarta, Sandiaga Uno, meminta agar warga tidak memberikan uang kepada para pengemis.

Menurutnya, banyaknya pengemis berkedok manusia gerobak di sejumlah titik di ibukota karena ada yang mengkoordinir.

"Mereka musiman dan mereka hanya mengharap iba. Ini juga sudah terkoordinir. Jadi menurut saya harus bijak masyarakat menyikapinya," tutur Sandiaga Uno, Rabu (13/6/2018).

Bahkan, salah satu alasan pengemis menyerbu Jakarta adalah karena longgarnya Pemprov dalam menertibkan mereka.

"Kalau jaman Ahok ngeri. Digaruk melulu. Jaman Anies-Sandi longgarlah, tapi saya tetap waspada," ujar pengemis asal Tasikmalaya, Jawa Barat, yang bernama Ujang, kepada Warta Kota di Menteng, Rabu (13/6/2018).

Disebut lingkar oleh pengemis, Sandiaga Uno hanya menjawab normatif.

"Pemprov sudah mengarahkan ke panti-panti sosial Dinas Sosial. Jadi, bagi saya sih DKI sudah memiliki fasilitas untuk menampung mereka dan akan diarahkan ke Dinas Sosial," katanya.

Penulis:
Editor: Max Agung Pribadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved