Nurman Rela Hijrah ke Jakarta demi Jadi Penjual Ketupat

Memasuki H-3 Lebaran terlihat pedagang ketupat musiman membanjiri sekitar jalan lapangan tembak Cibubur.

Nurman Rela Hijrah ke Jakarta demi Jadi Penjual Ketupat
Warta Kota/Joko Supriyanto
Sejumlah pedagang ketupat musiman memadati jalan lapangan tembak Cibubur, Jakarta Timur jelang hari raya Idul Fitri, Rabu (13/6). 

Sementara itu Saidi (40) salah seorang pedagang mengatakan bahwa daun ketupat tersebut ia dapat dari Luwiminanggung, Depok, Jawa Barat.

Ia biasa membuat hampir ribuan ketupat yang ia jual selama dua hari.

"Sehari bisa 400 ratusan kalo dulu, tapi ini aja baru tadi subuh datang udah ke jual 200-an, untuk harga sendiri dijual satu ikat berkisar Rp 10 ribu," kata Saidi.

Selain ketupat Saidi juga menjual berbagai bahan kebutuhan untuk masakan khas lebaran seperti rempah-rempah.

Yaitu meliputi jahe, lengkuas, daun salam, dan kunyit yang dibandrol dengan harga Rp 5 ribu untuk satu bungkus komplit.

"Kalo ini sebagian buat pelengkap aja, kadang kan orang abis beli ketupat bisa langsung beli bumbu dapurnya," ucapnya.

Dirinya berharap penjualan ketupat pada tahun ini diharapkan lebih baik dari pada tahun lalu, pasalnya pada tahun lalu, banyak daun ketupat yang tidak habis di jual.

Selain itu kehadiran para pedagang ketupat musiman ini juga membuat sekitar area penuh dengan bekas daun ketupat, mereka kebanyakan membuang sisa sampah ke dalam selokan, sehingga membuat beberapa saluran air kotor. (JOS)

Penulis: Joko Supriyanto
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved