Lebaran 2018

Ini Tips Menghadapi Pertanyaan Ini dan Itu saat Idul Fitri

Tidak terasa bulan Ramadan sebentar lagi selesai dan dalam hitungan hari seluruh umat Muslim di Indonesia akan menyambut Idul Fitri.

Ini Tips Menghadapi Pertanyaan Ini dan Itu saat Idul Fitri
Antara
Sehari sebelum mudik ke kampung halaman masing-masing, Presiden Joko Widodo (kiri) didampingi Ibu Negara Iriana Joko Widodo (kedua kiri) dan Wakil Presiden Jusuf Kalla (kanan) beserta Mufidah Kalla (kedua kanan) berbincang di sela-sela acara halalbihalal terbuka Idul Fitri 1438H di Istana Negara, Jakarta, Minggu (25/6/2017). Seninnya Presiden Jokowi bersama Iriana melakukan perjalanan mudik ke Solo, Jawa Tengah sedang Wapres Kalla dan isteri mudik ke Kora Makassar, Sulsel. 

TIDAK terasa bulan Ramadan sebentar lagi selesai dan dalam hitungan hari seluruh umat Muslim di Indonesia akan menyambut Idul Fitri.

Hari Raya besar ini identik dengan sejumlah tradisi khas Indonesia seperti mudik, silaturahmi atau berkumpul dengan keluarga, makanan khas lebaran, dan juga saling memaafkan sebagai wujud kembali ke fitrah.

Seperti halnya setiap pertemuan keluarga, Anda akan membangun percakapan dengan saudara dan kerabat.

Pada momen inilah biasanya muncul pertanyaan-pertanyaan yang cukup personal yang sebenarnya ditanyakan dengan motivasi yang baik oleh keluarga dan kerabat.

Sejumlah pertanyaan mulai dari kondisi karier, status, hingga rencana kehidupan jangka panjang, merupakan pertanyaan yang sering dijumpai pada acara silaturahmi di momen Lebaran.

Berikut ini kiat-kiat untuk menjawab pertanyaan tersebut secara profesional seperti dikutip dari siaran pers LinkedIn.

Baca: Jangan Lupa Bayar Zakat, Begini Caranya Mulai dari Zakat Maal Sampai Zakat Fitrah

Baca: Inilah 3 Waktu Utama Terkabulnya Doa Saat Bulan Ramadan

Lagi sibuk apa? Sudah dapat pekerjaan?

Tradisi salam tempel merupakan salah satu ciri khas dari perayaan Idul Fitri.

Keluarga mungkin ingin mengetahui apakah Anda masih pantas untuk menerima salam tempel yang sebenarnya diperuntukkan kepada anak-anak dan orang yang belum bekerja.

Tips 1: Perlu diingat bahwa keluarga Anda benar-benar peduli dan secara tulus ingin mengetahui kemajuan dan pengembangan karir Anda, jadi jelaskan dengan kata-kata yang sederhana namun mudah diingat.

Jika Anda seorang pengembang aplikasi di sebuah studio game, coba jawab: "Saya membangun dan merancang games sehingga orang-orang seperti saya dan kamu dapat menikmati bermain games di smartphone."

Kenapa tidak pindah ke perusahaan yang lebih baik, atau cari pekerjaan yang lebih menguntungkan?

Generasi orangtua kita akan lebih familier pada jenis profesi seperti insinyur, pengacara dan dokter.

Mungkin sulit untuk menjelaskan karier atau industri yang Anda geluti kepada seseorang yang tidak berada di bidang yang sama atau tidak memahaminya.

Sukses tidak selalu berarti kekayaan bagi profesional modern di Indonesia.

Berdasarkan survei LinkedIn baru-baru ini terungkap bahwa lebih dari 74 persen responden profesional Indonesia setuju sukses berarti bahagia.

Sebanyak 64 Persen responden setuju sehat adalah kriteria sukses, dan 64 persen responden menjawab sukses adalah menjaga keseimbangan antara karier dan kehidupan pribadi.

Baca: Bayi Dilahirkan Tanpa Jari, Sangat Mengejutkan Si Ibu Sering Begini Waktu Hamil

Lalu bagaimana cara menjawabnya?

Tips 2: Tidak peduli seberapa provokatif pertanyaannya, mulailah dengan menyampaikan alasan mengapa memilih profesi dan industri yang Anda jalani sekarang, serta mengapa Anda menyukai apa yang Anda lakukan.

Jika Anda seorang koki, bantu mereka memahami misalnya, bahwa Anda memiliki peran dan tanggung jawab untuk membuat makanan yang lezat dan sehat.

Gunakan pertanyaan ini sebagai kesempatan untuk berbagi tentang minat Anda, seperti "Saya mendapatkan kehidupan yang cukup dengan melakukan hal-hal yang saya sukai, izinkan saya untuk bercerita lebih banyak mengenai hal ini!"

Kisah Anda dapat menginspirasi mereka, dan pada saat yang sama, Anda dapat berbagi pendapat bahwa kesuksesan itu datang dalam berbagai bentuk, dan mendapatkan gaji tinggi bukan satu-satunya cara untuk menjadi sukses.

Baca: Jessica Iskandar Liburan ke Pulau Privat saat Lebaran

Halaman
12
Editor: Hertanto Soebijoto
Sumber:
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved